Connect With Us

Air Aetra Mati, Warga Perumahan Elite Tangerang Kesal

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Oktober 2022 | 22:47

Meteran Aetra Air Tangerang. (Rangga Agung Zuliansyah / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Terhentinya pelayanan distribusi Aetra Air Tangerang membuat warga perumahan elite di Lavon Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kesal, Senin, 4 Oktober 2022.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, distribusi air bersih Aetra sedang mengalami gangguan lantaran adanya penurunan kuantitas air baku akibat dibukanya Bendung Pasar Baru Sungai Cisadane.

Penurunan permukaan air Sungai Cisadane itu mengakibatkan air baku tidak dapat masuk ke dalam fasilitas intake Aetra.

Hal itu kemudian membuat Aetra tidak memproduksi air bersih, sehingga distribusi air kepada pelanggan pun terhenti.

Salah satu wilayah terdampak matinya layanan air Aetra adalah Perumahan Lavon, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. 

Deny, warga Perumahan Lavon di Klaster Virida 18, Blok N2 No 23, mengatakan air mati sejak pukul 21.10 WIB. Ia pun mengeluhkan matinya air, karena mengganggu aktivitasnya. 

"Perumahan elite tapi air mati, jadi tidak bisa salat, tidak bisa BAB," tuturnya kesal.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill