Connect With Us

Waspada Begal, Polresta Tangerang Bentuk Satgas Penanggulangan Geng Motor

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:49

Ilustrasi geng motor. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang membentuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Geng Motor untuk mewaspadai aksi kejahatan jalanan seperti begal.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemetaan tempat dan waktu rawan terjadinya tindak pidana jalanan terutama oleh kawanan geng motor.

"Namun, saat pelaksanaan razia atau operasi, tetap mengedepankan asas kemanusiaan dan persuasif," ujarnya dilansir dari Elshinta, Rabu, 19 Oktober 2022. 

Baca juga: Gagal Tawuran, Sejumlah Anggota Gangster di Tangsel Diringkus

Pembentukan Satgas Penanggulangan Geng Motor ini merupakan tindaklanjut atensi Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho.

Romdhon menuturkan, penjagaan di setiap perbatasan wilayah Kabupaten Tangerang terus dilaksanakan. 

"Karena daerah perbatasan diduga menjadi titik point para pelaku begal," jelasnya.  

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill