Connect With Us

Perusahaan Sepatu dan Helm di Kabupaten Tangerang Kebakaran

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:43

Peristiwa kebakaran di industri rumahan yang menjual helm di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin, 24 Oktober 2022 malam, telah ditangani pihak BPBD. (BPBD Kabupaten Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Dalam sehari pada Senin, 24 Oktober 2022 malam, dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Tangerang.

Insiden kebakaran itu terjadi di perusahaan yang memproduksi sepatu di Kecamatan Curug dan industri rumahan yang memjual helm di Kecamatan Kosambi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, pihaknya telah menangani dua peristiwa kebakaran tersebut.

"Diterjunkan lima unit mobil pemadam beserta 34 personel untuk kebakaran di Curug, dan untuk di Kosambi diterjunkan dua unit mobil pemadam beserta 12 personel," katanya kepada TangerangNews.com, Selasa, 25 Oktober 2022.

Abdul Munir menyebutkan, penyebab kebakaran dari dua perusahaan tersebut karena korsleting listrik pada kabel perusahaan.

Namun, pihaknya belum mengetahui kerugian yang ditaksir dan masih mendalami dari peristiwa tersebut.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANTEN
PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:50

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill