Connect With Us

Perusahaan Sepatu dan Helm di Kabupaten Tangerang Kebakaran

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:43

Peristiwa kebakaran di industri rumahan yang menjual helm di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin, 24 Oktober 2022 malam, telah ditangani pihak BPBD. (BPBD Kabupaten Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Dalam sehari pada Senin, 24 Oktober 2022 malam, dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Tangerang.

Insiden kebakaran itu terjadi di perusahaan yang memproduksi sepatu di Kecamatan Curug dan industri rumahan yang memjual helm di Kecamatan Kosambi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, pihaknya telah menangani dua peristiwa kebakaran tersebut.

"Diterjunkan lima unit mobil pemadam beserta 34 personel untuk kebakaran di Curug, dan untuk di Kosambi diterjunkan dua unit mobil pemadam beserta 12 personel," katanya kepada TangerangNews.com, Selasa, 25 Oktober 2022.

Abdul Munir menyebutkan, penyebab kebakaran dari dua perusahaan tersebut karena korsleting listrik pada kabel perusahaan.

Namun, pihaknya belum mengetahui kerugian yang ditaksir dan masih mendalami dari peristiwa tersebut.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill