Muncul Surat Edaran Perubahan Transaksi Bank BRI ke Bank Lain dari Rp6.500 Jadi Rp150 Ribu Per Bulan, Ini Faktanya
Kamis, 16 April 2026 | 19:02
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta solusi kepada Komisi II DPR RI terkait rencana penghapusan tenaga tenaga honorer di bulan November 2023. Pasalnya, aturan tersebut akan berdampak pada ribuan tenaga honorer di Kabupaten Tangerang.
Hal itu sampaikan Zaki saat menerima kunjungan kerja spesifik dari Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Selasa 8 November 2022.
"Saya juga memohon anggota DPR RI bisa membantu memberikan solusi dan menuntaskan permasalahan tenaga honorer, minimal penghapusan tersebut bisa ditinjau ulang atau ditunda untuk sementara waktu," ungkap Zaki.
Menurutnya, pendataan tenaga honorer di Kabupaten Tangerang sudah diselesaikan. Dengan begitu, dia berharap permasalahan tenaga honorer segera diselesaikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan keresahan.
"Alhamdulillah untuk pendataan tenaga honorer di Kabupaten Tangerang telah rampung dan mendapatkan apresiasi dari Komisi II dan BKN, karena Pemkab Tangerang telah mampu menyelesaikannya dengan baik," ucapnya.
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan kunjungan kerja spesifik dari Komisi II ini untuk membahas evaluasi pendataan tenaga honorer di Indonesia.
"Kunjungan kerja spesifik ini, kami ke tiga lokasi yakni Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bogor serta Kabupaten Bekasi. Dipilihnya tiga lokasi ini karena terdapat jumlah ASN dan tenaga honorer yang besar," jelas Doli.
Berbagai masukan dari Pemkab Tangerang juga akan ditindakanjuti dan akan menjadi bahan bagi Komisi II menjelang pansus yang rencananya akan digelar nanti.
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews