Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Meski di bulan suci Ramadan, penjualan alat kontrasepsi tetap meningkat di salah satu minimarket kawasan Citra Raya, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Menurut salah satu karyawan minimarket, BR, penjualan kondom sangat laku lantaran lokasinya bersebelahan dengan hotel.
Dalam satu hari kondom yang terjual mencapai 10 sampai 15 pack dari berbagai merek.
"Sehari itu 10 pack lebih, biasa yang paling laku itu merk Sutera, tapi merk lain juga banyak terjual," kata BR, Sabtu 24 Maret 2023 malam.
Pada umumnya, pembeli kondom di tempatnya bekerja itu kisaran usia remaja, dewasa hingga orang tua yang sengaja ingin menginap di Hotel kelas melati tersebut.
"Kalau umur mungkin 18 tahunan sampai 20 tahun ya, tapi ada juga yang bapak-bapak," terang BR.
Menurutnya, pengunjung hotel semakin ramai khususnya pada hari Sabtu malam. Hal itu dapat terlihat dari lahan parkir yang dipenuhi oleh kendaraan, bahkan sering juga sampai memenuhi area depan minimarket.
"Kalau malam Minggu ramai, ya datang sama pasangannya. Kalau ke sini paling cuma beli kondom aja," tandas BR.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews