Connect With Us

Jika Ada Kelalaian, Kapolresta Tangerang Bakal Tindak Tegas Anggotanya Terkait Peluru Nyasar

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 10 Juli 2023 | 15:04

Kapolresta Tangerang Kombespol Sigit Dany Setiyono usai upacara HUT Bhayangkara di Lapangan Puspemkab Tangerang, Sabtu, 1 Juli 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Tangerang Kombespol Sigit Dany Setiyono berjanji akan memberikan tindakan tegas kepada anggotanya jika ditemukan unsur kelalaian terkait kasus peluru nyasar di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

"Akan memberikan tindakan tegas apabila dalam pemeriksaan Propam ditemukan unsur kelalaian atau indikasi pelanggaran," kata Sigit. Senin, 10 Juli 2023.

Sigit mengatakan, saat ini senjata api yang digunakan saat kejadian tersebut juga sudah ditarik. Sementara ini, dua anggota tersebut sedang menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi Pengamanan (Propam) Polresta Tangerang.

"Senpi yang digunakan sudah ditarik dan anggota yang bersangkutan dalam pemeriksaan Propam," kata Sigit.

Sigit menegaskan, kasus itu menjadi atensi dirinya. Dia pun mengaku sudah beberapa kali menjenguk korban di rumah sakit.

"Kami juga sudah beberapa kali menjenguk dan sudah meminta maaf kepada korban. Alhamdulillah korban berkenan memaafkan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pasangan suami istri (pasutri) terluka akibat pantulan peluru yang berasal dari tembakan petugas Kepolisian, saat mengejar kendaraan pelaku kejahatan di Jalan Raya Serang Km 22, Desa Cibadak, Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa, 4 Juli 2023.

Peristiwa itu berawal saat dua orang personel Polri yang mengendarai motor mencoba menghentikan laju satu unit mobil jenis minibus yang diduga merupakan pelaku tindak kejahatan. 

Mobil itu melaju dari arah Balaraja menuju Cikupa. Kemudian, ketika dua petugas dari kepolisian berupaya menghentikannya, kendaraan itu malah tancap gas lalu berusaha menabrak personel yang sedang menjalankan tugas. 

Akhirnya personel melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ban mobil yang dikendarai terduga pelaku kejahatan. Namun proyektil tembakan itu malah memantul dan mengenai pasutri yang kebetulan lewat di lokasi.

Si sami menderita luka di dada, sementara si istri luka di tangan. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Balaraja Tangerang. Sementara kendaraan terduga pelaku kejahatan berhasil kabur.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill