Connect With Us

20 Kepala Desa di Kabupaten Tangerang Ikut LDK Sebelum Menjabat

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 24 November 2023 | 00:13

20 Kades mengikuti LDK di Ruang Rapat Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 23 November 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 20 Kepala Desa yang baru dilantik di Kabupaten Tangerang mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebelum resmi menjabat.

Kegiatan LDK ini digelar di Ruang Rapat Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 23 November 2023.

Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony mengatakan, para peserta LDK akan diberi berbagai materi meliputi tugas pokok dan fungsi kepala desa, wawasan kebangsaan serta berbagai kompetensi lainnya.

Menurut Andi, LDK yang digelar mulai 23 hingga 29 November 2023 ini dapat menghasilkan para Kepala Desa yang memiliki kecakapan dalam memimpin.

"Harapannya setelah mengikuti pelatihan dasar kepentingan ini, para Kepala desa itu akan memiliki karakter yang kuat, cerdas, disiplin, tegas dan memiliki integritas serta kompetensi dalam mengelola pemerintahan yang baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Yayat Rohiman menyebut kegiatan LDK ini wajib diikuti oleh para Kepala Desa yang baru dilantik.

Hal ini berdasarkan pada Peraturan Bupati Nomor 17 tahun 2021 tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, pasal 6 ayat 1.

"Peserta (Kades) yang mengikuti LDK sebanyak 20 orang yang terdiri dari 16 orang untuk Pilkades serentak, 2 orang untuk PAW di 2023 dan 2 orang juga hasil PAW di 2022 yang belum melaksanakan LDK," jelasnya.

Yayat berharap, setelah mengikuti LDK pada Kepala Desa mampu melaksanakan peran dan fungsi dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KOTA TANGERANG
Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:27

Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda berinisial SNA, 21, di sebuah rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill