Connect With Us

Mengenal Bedah Jantung Minimal Invasif, Ini Keunggulannya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 5 September 2024 | 10:29

Ilustrasi penyakit jantung. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Beberapa pasien jantung dengan kondisi tertentu memerlukan tindakan operasi, salah satunya ialah prosedur Bedah Jantung Minimal Invasif, yakni alternatif bagi pasien yang memerlukan operasi jantung dengan masa pemulihan lebih cepat dan risiko komplikasi lebih rendah.

Prosedur ini dapat ditemukan di rumah sakit yang menyediakan layanan kesehatan jantung, seperti Bethsaida Hospital, melalui Heart & Vascular Center.

Di Bethsaida Hospital, layanan ini akan ditangani oleh Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Kardiak Vaskular dr. Wirya Ayu Graha, Sp.BTKV.

Apa Itu Bedah Jantung Minimal Invasif?

Bedah jantung minimal invasif merupakan prosedur bedah yang dilakukan melalui sayatan kecil, tidak seperti bedah jantung terbuka yang memerlukan sayatan besar di dada. 

Dengan teknik ini, alat-alat bedah khusus digunakan melalui sayatan kecil di antara tulang rusuk untuk mengakses jantung, memberikan berbagai keuntungan seperti pemulihan yang lebih cepat dan rasa sakit yang lebih minimal dibandingkan operasi terbuka.

"Dengan pendekatan minimal invasif, kami dapat memberikan perawatan yang lebih optimal dan mendukung kualitas hidup pasien setelah operasi, seperti bisa lebih cepat kembali bekerja," jelas dr. Wirya.

Kondisi yang Dapat Ditangani

Bedah ini direkomendasikan untuk menangani beberapa kondisi, di antaranya:

  1. Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung: Bypass arteri koroner untuk penyumbatan.
  2. Masalah Katup Jantung: Penggantian atau perbaikan katup jantung, seperti mitral dan aorta.
  3. Lubang pada Jantung: Penanganan defek septum atrium (ASD).
  4. Gangguan Irama Jantung: Aritmia, termasuk fibrilasi atrium.
  5. Tumor Jantung: Pengangkatan tumor jinak.
  6. Pemasangan Alat Pacu Jantung: Implantasi alat pacu jantung atau defibrillator.

Proses Bedah Jantung Minimal Invasif

Prosedur ini biasanya berlangsung selama tiga hingga lima jam. Dokter akan membuat satu atau lebih sayatan kecil di sisi dada, menggunakan alat khusus untuk mengakses jantung dan melakukan perbaikan seperti mengganti katup atau mengangkat tumor, kemudian menutup sayatan dengan jahitan.

Keunggulan Bedah Jantung Minimal Invasif

Beberapa keuntungan dari prosedur ini meliputi:

  • Pemulihan yang lebih cepat
  • Lebih sedikit kehilangan darah
  • Bekas luka minimal
  • Risiko pendarahan dan infeksi lebih rendah
  • Rasa sakit lebih sedikit
  • Waktu rawat inap yang lebih singkat

Bethsaida Hospital, khususnya melalui Heart & Vascular Center, berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dengan teknologi terkini. Layanan bedah jantung minimal invasif ini merupakan bagian dari usaha untuk menjawab kebutuhan pasien yang terus berkembang. 

Direktur Bethsaida Hospital, dr. Pitono, menegaskan bahwa dengan semakin meningkatnya angka kematian akibat penyakit jantung, rumah sakit ini terus berinovasi untuk menghadirkan layanan berkualitas yang berfokus pada kenyamanan dan keselamatan pasien.

"Hal ini berkaitan dengan tingginya angka kematian akibat penyakit jantung di Indonesia," katanya.

Solusi untuk Pemulihan yang Lebih Cepat

Dengan metode ini, pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih cepat dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. 

Bethsaida Hospital mengajak masyarakat untuk berkonsultasi terkait kesehatan jantung dan mendapatkan layanan yang menyeluruh serta profesional di Heart & Vascular Center.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill