Connect With Us

Positif Sabu, Sopir Truk Tabrak Bocah hingga Kaki Remuk di Teluknaga Jadi Tersangka

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 November 2024 | 22:39

Sejumlah truk dirusak warga di Jalan Raya Salembaran, Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis 7 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sopir truk berinisial DWA, 21, ditetapkan sebagai tersangka lantaran menabrak bocah perempuan 9 tahun  hingga kakinya remuk, di Jalan Raya Salembaran, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Kamis 7 November 2024.

Selain itu, berdasarkan hasil tes urine, DWA positif narkoba jenis amfetamin atau sabu.

"Pengemudi ditetapkan jadi tersangka, kita perintahkan untuk lakukan cek urin ternyata positif urinenya mengandung amfetamin," ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.

Untuk truk nopol B-9304-KYW yang dikendarai tersangka masih di lokasi setelah dirusak warga. Selanjutnya kan diamankan setelah situasi terkendali.

"Truk yang dibakar yang dirusak tetap di sana, nanti kita amankan. Sampai malam ini terus kita jaga situasinya dan laporannya sudah cukup kondusif di Teluknaga," jelas Wakapolda.

Seperti diketahui, dump truk yang dikendarai DWA menabrak sepeda motor hingga melukai bocah berinisial ANP. 

Awalnya, ANP tengah dibonceng bibinya, SD, 20, dengan sepeda motor bernomer polisi B-6553-WFK, melaju di Jalan Raya Salembaran. 

Saat di lokasi kejadian, terdapat kendaraan dump truk pelaku melintas dari arah Kosambi menuju arah Teluknaga.

Lalu, sepeda motor yang ditumpangi korban mendahului dari arah kiri. Namun diduga tidak mempunyai jarak pandang yang bebas dan tidak tersedia ruang yang cukup.

"Korban SD terjatuh ke arah kiri dan ANP terjatuh ke kanan, masuk ke kolong truk hingga kaki kirinya terlindas ban depan sebelah kiri kendaraan tersebut," beber Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Korban yang mengalami luka cukup serius di bagian kaki tersebut langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan medis.

Sementara akibat kejadian itu, warga mengamuk dengan merusak dan membakar belasan truk tanah yang melintas di lokasi. Mereka geram lantaran aktivitas truk melanggar jam operasional, hingga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill