Connect With Us

Keluarga Bos Rental Korban Penembakan di Tangerang Kecewa, 2 Prajurit TNI AL Tidak Dihukum Seumur Hidup

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 21 Oktober 2025 | 23:15

Rizky Agam Syahputra, anak bos rental mobil korban penembakan oknum TNI AL di Rest Area KM 45 Tol Tangerang–Merak. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Keluarga bos rental mobil, korban penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang–Merak dengan korban Ilyas Abdurrahman, menyatakan kekecewaannya atas putusan Mahkamah Agung (MA).

Sebab, majelis hakim mengurangi hukuman tiga prajurit TNI AL pelaku penembakan sehingga terbebas dari hukuman penjara seumur hidup.

Rizky Agam Syahputra, anak korban mengaku dikagetkan dengan putusan kasasi nomor 213 K/MIL/2025 tersebut.

"Jadi pada saat saya baca berita kemarin, saya kaget melihat vonis dari seumur hidup malah berubah menjadi 15 tahun," ujar Rizky Agam Syahputra, Selasa 21 Oktober 2025.

Rizky mengatakan, pihak keluarga tidak diberitahu soal jalannya persidangan di MA. Dirinya mengetahui vonis kasasi itu dari pemberitaan media massa. Padahal, sebelumnya mereka tahu pengajuan kasasi ditolak.

“Kalau kasasinya ditolak, seharusnya kembali ke vonis sebelumnya yaitu seumur hidup,” ujarnya.

Rizky menilai persidangan di MA kurang transparan. Keringanan hukuman bagi ketiga terdakwa sangat merugikan keluarga korban yang telah 9 bulan menuntut keadilan.

Ia merasa lebih adil dengan vonis Pengadilan Militer yang menjatuhkan hukuman lebih berat bagi para terdakwa.

"Di amar putusan MA terdapat pernyataan untuk memperbaiki pidana dari seumur hidup menjadi 15 tahun, konteks memperbaiki untuk siapa, untuk terdakwa atau korban? Karena kalau untuk korban, ini sangat tidak memperbaiki malah merugikan saya," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, MA mengubah secara signifikan putusan terhadap tiga mantan prajurit TNI AL dalam kasus penembakan yang menewaskan pemilik usaha rental mobil, Ilyas Abdurrahman.

Dua terdakwa yang awalnya divonis penjara seumur hidup kini hanya dijatuhi hukuman 15 tahun. Sedangkan satu terdakwa lainnya dikurangi dari 4 tahun menjadi 3 tahun penjara.

Kedua mantan prajurit yakni Bambang Apri Atmojo (terdakwa I) dan Akbar Adli (terdakwa II), yang vonisnya dikurangi, kini masing-masing dijatuhi 15 tahun penjara dan diwajibkan membayar ganti rugi kepada keluarga korban.

Sementara terdakwa ketiga, Rafsin Hermawan, dihukum 3 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer, setelah sebelumnya divonis 4 tahun oleh Pengadilan Militer Jakarta.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

TEKNO
Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill