Disangka Harta Karun, Kuli Bangunan Tiduri Mortir
Kamis, 19 September 2013 | 17:46
"Ketemunya sudah lama, saat gali tanah sedalam dua meter. Saya lupa namanya, dia simpan itu karena dikira harta karun," katanya, Kamis (19/9) sore.
"Ketemunya sudah lama, saat gali tanah sedalam dua meter. Saya lupa namanya, dia simpan itu karena dikira harta karun," katanya, Kamis (19/9) sore.
Kuasa hukum pasangan Arief R Wismansyah-Sachrudin menilai gugatan yang dilayangkan Abdul Syukur - Hilmi Fuad dan Harry Mulya Zein – Iskandar lemah.
RECOMENDEDSalah satu isi materi gugatan pasangan yang kalah dalam Pilkada Kota Tangerang ke Mahkamah Konstitusi (MK) berisi tentang keberatan atas ikut sertanya Arief R Wismansyah-Sachrudin dan Ahmar Marju kodri-Gatot Suprijanto menjadi peserta Piladaka.
"Saya sudah menujuk kuasa hukum, jadi saya serahkan ke mereka. Saya rasa ini (mengawasi proyek) tidak kalah pentingnya, " kata Arief R Wismansyah yang saat ini menjabat sebagai Plt Wali Kota Tangerang.
“Kita sudah sering rapat. Disitu kita sering minta agar sesuai pengerjaannya,” terangnya.
"Jadi sudah dilalui tahapannya sebelum kita edarkan ke sekolah, sudah diteliti dulu oleh MGMP Bahasa Indonesia," terang Tabrani, Kamis (19/09).
"KPU besok akan hadir dan mendengarkan apa yang disampaikan para penggugat dan akan menjalankan apa yang diminta oleh majelis hakim," katanya.
"LKS yang buat Dinas Pendidikan, nanti kita evaluasi," ujar Arief usai Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD Perubahan TA 2013 dan 3 Raperda RDTR, Rabu (18/9).
"Kemarin kita evaluasi masih banyak keterbatasan, seperti alat-alat medis dan ruangan. Yang penting bagaimana RSU beroperasi dulu," katanya
“Kita ingin tahu komentar dari Dinas Pendidikan dulu, kesalahannya ada di siapa. Yang pasti saya menyayangkan adanya LKS yang berisi materi tidak lazim beredar di sekolah,” katanya.
TANGERANGNEWS.com-Diduga karena korsleting listrik, dua rumah di RT 2/3,Kampung Pakojan, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ludes terbakar pada Rabu (18/9) siang
Pemkot Tangerang terus mencari terobosan untuk mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas di kota yang memiliki motto Akhlakul Karimah tersebut.
"Dengan CCTV ini, kita record terus 24 jam. Ini sering diminta sama petugas polisi saat ini ketika ada peristiwa kecelakaan," terangnya.
“Iya pincang. Katanya dia jatuh dan keseleo, tapi dia belum bilang sebabnya, Saya baru tahu tadi, belum sempat cerita,” katanya usai persidangan.
“Di surat ini tidak dijelaskan korban sakit apa, karena belum sembuh atau kenapa? Ini sakit beneran atau bohongan?” tukas Bambang Edi.
TANGERANG-Setelah sempat ditunda selama tiga minggu, akhirnya Pemerintah Kota Tangerang memberikan jawaban atas gugatan PT Billy Sinar Pratama dalam dugaan kasus pembongkaran reklame secara paksa.