Connect With Us

Mau dapat Rp5 Miliar Camat Neglasari Senang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 30 November 2014 | 17:25

Ubaidillah Anshar (Dira Derby / DOK TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Camat Neglasari Ubaidillah Anshar sangat menyambut baik rencana Pemkot Tangerang yang akan menggelontorkan Rp5 miliar untuk masing-masing kecamatan yang ada di sana. Pasalnya, kata dia, selama ini selalu ada ketimpangan dalam pembangunan di Kelurahan dan Kecamatan, terutama di kawasan Neglasari.
 
“Selama ini kelurahan dan kecamatan dianggap SKPD nomor sekian. Karena itu, sampai sekarang wilayah Neglasari masih tertinggal, masih banyak kawasan kumuh. Kalau memang pembangunan Kota Tangerang berbasis ke wilayahan, maka program ini menjadi penting,” katanya, Minggu (30/11)
 
Ubaidillah juga menambahkan bahwa usulan pembangunan dari masyarakat Neglasari yang disampaikan dalam musrembang jarang terealiasi. Hal ini pun membuat masyarakat lelah menyampaikan aspirasinya.

“Neglasari memiliki 205 RT dan 50 RW merupakan daerah penyumbang kemiskinan terbesar di Kota Tangerang. Saat ini, kita butuh banyak pembangunan, terutama terkait saluran drainase, air bersih dan penertiban kawasan kumuh,” katanya.
 
Karena itu, dengan adanya wacana tersebut, kata dia, diharapkan dapat menyelesaikan masalah infrastruktur di Neglasari dalam waktu dua hingga tiga tahun.
 
“Kalau Musrembang, katakanlah orang sudah bosan, karena yang diusulkan tidak pernah jalan. Jadi dengan pola alokasi ini, diharapkan apa yang diusulkan bisa terealsisi, karena wujudnya kegiatan bukan dana langsung. Saya rasa anggaran Pemkot cukup lah unutuk 104 Kelurahan dan 13 Kecamatan,” tukasnya. (RAZ)
KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Alokasikan Rp25,5 Miliar urnuk Program Beasiswa 679 Mahasiswa

Pemkab Tangerang Alokasikan Rp25,5 Miliar urnuk Program Beasiswa 679 Mahasiswa

Kamis, 23 April 2026 | 15:49

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk pendidikan ke Perguruan Tinggi jenjang Strata-1 (S1‎).

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill