Connect With Us

Tiga Pencopet di Pinang, Berhasil Dibekuk Karena Razia Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Maret 2009 | 19:05

Ilustrasi Copet (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANG NEWS.com-Tiga pencopet telepon selular (ponsel), yakni Jams Siregar,20, Farry Sucipto Sihotang,20, dan Sandro Simbolon,22, berhasil ditangkap polisi. Uniknya, para pelaku berhasil ditangkap polisi setelah terjerat razia lalu lintas yang belakangan diintensifkan petugas Polsek Cipondoh pada Kamis (5/3) dini hari.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita tiga pisau dapur, satu unit HP, dan dua unit sepeda motor RX King B 6661 WN serta Jupiter Z B 6251 BNK.    Menurut Kapolsek Cipondoh AKP Sukarna Jaya Admaja, terungkapnya kasus jambret HP tersebut, berawal dari laporan dari seorang warga kepada polisi yang mengaku mendengar suara teriakan minta tolong saat melintas di lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Sukarna, beberapa Tim Buser langsung meluncur ke lokasi yang dimaksud. Sayangnya, tiga pelaku penjembretan itu  tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi dan melarikan diri ke arah Kota Tangerang, menggunakan sepeda motor.

“Keterangan itu, kami dapatkan berdasarkan pengakuan pemilik handphone tersebut bernama Tarna bin Tasja, yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima, “kata Sukarna.

Disaat yang sama, petugas Polsek Cipondoh sedang melakukan operasi selektif yang secara rutin digelar dari malam hingga dinihari di depan mapolsek. Jims pun  masuk dalam razia petugas langsung dan diperiksa surat-suratnya. Karena tidak mendapatkan surat kendaraan, polisi juga menemukan senjata tajam di sakunya. Nasib yang sama juga dialami oleh dua temannya.

Melihat ada razia, dua pelaku ynag bekerja sebagai tambal ban dan kernet ini mencoba menghindari petugas dengan berbalik arah. Akan tetapi, usaha untuk melarikan diri itu ternyata diketahui dan langsung dikejar petugas. Saat bersamaan, korban yang datang ke kantor polisi mengatakan bahwa ketiganya yang telah merampas dan mengambil ponselnya. (RAZ)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill