Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG NEWS.com-Tiga pencopet telepon selular (ponsel), yakni Jams Siregar,20, Farry Sucipto Sihotang,20, dan Sandro Simbolon,22, berhasil ditangkap polisi. Uniknya, para pelaku berhasil ditangkap polisi setelah terjerat razia lalu lintas yang belakangan diintensifkan petugas Polsek Cipondoh pada Kamis (5/3) dini hari.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita tiga pisau dapur, satu unit HP, dan dua unit sepeda motor RX King B 6661 WN serta Jupiter Z B 6251 BNK. Menurut Kapolsek Cipondoh AKP Sukarna Jaya Admaja, terungkapnya kasus jambret HP tersebut, berawal dari laporan dari seorang warga kepada polisi yang mengaku mendengar suara teriakan minta tolong saat melintas di lokasi kejadian.
Mendapat laporan tersebut, lanjut Sukarna, beberapa Tim Buser langsung meluncur ke lokasi yang dimaksud. Sayangnya, tiga pelaku penjembretan itu tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi dan melarikan diri ke arah Kota Tangerang, menggunakan sepeda motor.
“Keterangan itu, kami dapatkan berdasarkan pengakuan pemilik handphone tersebut bernama Tarna bin Tasja, yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima, “kata Sukarna.
Disaat yang sama, petugas Polsek Cipondoh sedang melakukan operasi selektif yang secara rutin digelar dari malam hingga dinihari di depan mapolsek. Jims pun masuk dalam razia petugas langsung dan diperiksa surat-suratnya. Karena tidak mendapatkan surat kendaraan, polisi juga menemukan senjata tajam di sakunya. Nasib yang sama juga dialami oleh dua temannya.
Melihat ada razia, dua pelaku ynag bekerja sebagai tambal ban dan kernet ini mencoba menghindari petugas dengan berbalik arah. Akan tetapi, usaha untuk melarikan diri itu ternyata diketahui dan langsung dikejar petugas. Saat bersamaan, korban yang datang ke kantor polisi mengatakan bahwa ketiganya yang telah merampas dan mengambil ponselnya. (RAZ)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPergelangan tangan seorang pelajar berinisial AH, 15, nyaris putus setelah menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa tawuran yang terjadi di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Agustus 2026.
Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews