89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen
Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:27
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TANGERANGNEWS.com-Calon wakil dan wali kota yang ingin maju melalui jalur independen atau perorarangan di Pilkada Kota Tangerang harus menyiapkan dukungan minimal 75.000 suara.
Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane mengatakan, dari hitungan awal KPU, daftar pemilih tetap Kota Tangerang mencapai lebih dari 1 juta pemilih. Sementara syarat dukungan untuk calon perseorang adalah 6,5% KTP elektronik dari total jumlah pemilih.
"Dari jumlah pemilih terakhir yaitu 1.227.914 juta pemilih. Maka kurang lebih sekitar 75.000 dukungan yang harus dimiliki calon perorangan," katanya, Rabu (19/7/2017).
Pane melanjutkan, pihaknya sedang pempersiapkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) kaitan dengan proses pencalonan.
"Karena di bulan Agustus sudah mulai menginventarisir untuk menetapkan jumlah pemilih terakhir dan untuk menetapkan jumlah dukungan calon perseorangan," katanya.
Sanusi melanjutkan, bagi warga Kota Tangerang yang ingin mencalonkan dirinya sebagai calon perorangan, harus memenuhi syarat dukungan formil baik secara administratif maupun secara faktual.
"Di bulan Agustus akan diinformasikan secara resmi tentang hal itu dan pada bulan September tanggal 12 sampai 20 akan dibuka untuk pendaftaran calon perseorangan,"pungkasnya.(RAZ)
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TODAY TAGSebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews