Connect With Us

Sadis, Suami Bantai Istri dan Anak di Ciledug Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 14 September 2017 | 14:00

TKP Suami bacok Istri dan Anak di Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (14/9/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sadis seorang suami bernama Gede membacok istrinya, Sumili,40, dan Rosmina,17, di Jalan Raden Fatah, Gang Haji Hasyim RT 03/06, Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA :

"Tersangka jarang pulang ke rumah. Pagi tadi dia pulang, tetapi tanpa berkata-kata, pelaku melakukan penganiayaan berat tersebut kepada istri dan anak. Dia pulang ke rumah membawa golok," ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan kepada wartawan.

BACA JUGA :

Menurut Kapolres, korban kini dirawat di RS Bhakti Asih. Sedangkan anaknya, hanya menderita luka bacok ringan. 

BACA JUGA :

"Keterangan masih kami mintai lebih dalam lagi mengenai motif. Kondisi korban masih bisa kita mintai keterangan," terangnya.(DBI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill