Connect With Us

KUA Tangerang: Situs Nikah Siri Online Sama Seperti Jual Manusia

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 September 2017 | 17:00

Udri Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tangerang. (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Hebohnya fenomena situs www.nikahsirri.com yang menawarkan paket pernikahan siri dan lelang perawan menjadi sorotan Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tangerang. Pihak KUA menilai bahwa bisnis situs nikah online itu sama saja jual beli manusia.

"Bisa-bisaan orang nyari duit saja itu mah, lagian engak sesuai dengan agama, sama aja jual beli manusia dan diragukan keabsahannya," kata Udri, salah satu Penghulu dari KUA Kota Tangerang, kepada TangerangNews.com, Selasa (26/9/2017) siang. BACA JUGA : Pasangan Tersangka Pembuang Anak Ini Dinikahkan di Polsek Serpong

Udri melanjutkan, tujuan dari adanya nikah siri online itu sangat negatif. Situs tersebut hanya memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. “Negatif itu, lebih ke jual beli syahwat, belum ada testimoni yang bener," ucapnya.

Udri mengungkap, dengan mendengar dari kata-kata siri aja sudah meresahkan. Karena itu, pihak Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan itu sesuatu yang ilegal. “Makanya kepolisian diminta mengusut tuntas nikah sirih online, meresahkan juga," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Udri, dampak dari nikah siri pun terlebih merugikan istri dan anaknya nanti. "Status suami istri tidak jelas, secara administratif perlindungan hukumnya enggak ada, hak-hak perempuan lebih dirugikan, anak juga nanti susah kalau bikin akta," ungkapnya. BACA JUGA : Setiap Hari 78 Pasangan Nikah di Tangerang

Namun Udri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat jangan tergoda dengan hal yang seperti itu (nikah siri). “kalau memang mau nikah yang resmi, biar terjamin secara administratif,” pungkasnya.(RAZ)

TANGSEL
Polisi Ringkus Pelaku Penusuk Lansia saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga Dendam Kerap Digosipkan

Polisi Ringkus Pelaku Penusuk Lansia saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga Dendam Kerap Digosipkan

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:40

Pelaku penusukan seorang lansia di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu 3 Mei 2026, ditangkap aparat Kepolisian.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill