Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com-Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Tangerang memiliki beban kerja yang dinilai berat. Dengan jumlah hakim yang hanya 26 orang, mereka harus mengurusi 5000-an perkara dalam setahun.
Hal ini dikatakan mantan Ketua PN Tangerang Nirwana saat pisah sambut Ketua PN Tangerang yang baru Muhammad Damis, Rabu (10/1/2018). Dia berharap semoga Damis bisa menompang beban yang ada di PN Tangerang.
BACA JUGA:
"Bebannya disini para hakim ada 26 hakim yang harus mengurusi pertahun 5000-an perkara," tuturnya.
Sementara itu, Muhammad Damis menuturkan, untuk mengatasi beban tersebut pihaknya tidak akan menambah kuota hakim di PN Tangerang. Melainkan hanya memanfaatkan SDM Hakim yang tersedia saja.
"Apapun namanya inilah sumber daya hakim yang tersedia, dengan yang tersedia ini lah yang akan kita maksimalkan, jadi kita akan dorong lagi kinerja mereka," ungkapnya.
Damis menambahkan, jumlah perkara di PN Tangerang memang sangat banyak, tentunya hal tersebut akan membuat kinerja hakim untuk lebih serius lagi. "Pastinya volume perkara sejumlah ini mereka pasti akan bekerja lebih ekstra lagi," paparnya,
Nirwana akan menjabat sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Negeri Makassar. Sedangkan Muhammad Damis sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Makassar.(RAZ/RGI)
TODAY TAGIntensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews