Connect With Us

17 Laptop SMP PGRI Tangerang Dicuri, Siswanya UNBK di Sekolah Lain

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 25 April 2018 | 14:00

Komputer dan leptop yang berada di Ruang Lab di SMP PGRI Batu Ceper, Kota Tangerang, raib dicuri, Rabu (25/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Sedikitnya 17 unit komputer jinjing atau laptop yang digunakan untuk kegiatan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMP PGRI Batu Ceper, Kota Tangerang, raib dicuri, Rabu (25/4/2018).

Kepala SMP PGRI Batu Ceper Lutfi Suryadi mengaku shock atas insiden tersebut. Ia menuturkan, belasan laptop itu baru diketahui hilang oleh petugas kebersihan sekolah sekitar pukul 07.00 WIB.

"Ada 17 yang hilang, diketahui penjaga OB yang lapor kalau laptop hilang kan memang pagi tadi ingin dipakai siswa UNBK," ujarnya.

Menurutnya, belasan laptop yang hilang itu juga tidak seluruhnya milik sekolah, melainkan milik para guru dan rekan Lutfi.

"Kita punya laptop kurang lebih milik SMK ada sekitar 11, punya teman 3, punya sekolah 2 dan sisanya punya guru," kata Lutfi.

Kendati demikian, peristiwa tersebut tak menghentikan langkah para siswa untuk mengikuti kegiatan UNBK.
Sebanyak 54 siswa kelas 9 di SMP PGRI Batu Ceper pun melanjutkan ujiannya di SMA 14 Tangerang.

"Alhamdulillah diberikan kemudahan, ujian sedang berlangsung di SMA 14, semua bisa diatasi. Ada 54 siswa ujian di sana sampai selesai hari Kamis," imbuh Lutfi.

Sementara, kasus hilangnya laptop itu langsung ditangani pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Batu Ceper Kompol Irwan Irawan mengatakan pihaknya berjanji akan mengungkap kasus tersebut.

"Ini PR buat kami, kami berupaya agar kasus ini bisa kami ungkap. Kalau dugaan apapun saya belum bisa menduga karena ini semua masih dalam penyelidikan," jelasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill