Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 34 unit laptop yang berada di Sekolah Madrasah Tsanawiyah (Mts) Uwaanunnajah yang berada di Jalan Madrasah, RT06/02, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan raib digondol sekawanan pencuri pada Jumat (30/3/2018) kemarin.
Pencurian itu dilakukan saat sekolah sedang diliburkan karena perayaan kenaikan Isa Almasih. Diperkirakan perlaku beraksi sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat itu, salah seorang petugas kebersihan, Sandih , yang baru pulang melaksanakan Sholat Jumat menaruh curiga melihat pintu gerbang sekolahnya tersebut terbuka. Dirinya yang penasaran pun keliling lingkungan sekolah dan menemukan pintu ruangan laboratorium komputer dalam keadaan terbuka.
"Saksi melihat pintu lab komputer terbuka, dan beberapa komputer yang berada di ruang lab sudah tidak ada," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Sabtu (31/3/2018).
Saksi yang panik melihat puluhan laptop di ruangan tersebut raib pun kemudian bergegas menghubungi pengurus Yayasan sekolah tersebut. Dari hasil pengecekan pihak sekolah, tercatat 34 laptop merek Toshiba, Acer, Fujitsu, Compact dan HP yang akan digunakan siswa MTs pada 23 April nanti melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) raib dibawa kawanan pencuri.
"Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV guna mengungkap para pelaku," tutur Alexander.(RAZ/HRU)
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews