Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Tim Vipers Polsek Ciputat berhasil melumpuhkan dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang telah delapan kali beraksi di wilayah Tangerang Selatan.
Kedua orang pelaku yang masing-masing bernama Udistira, 29, dan Adih, 38, diamankan di rumah kontrakannya di wilayah Jombang,Ciputat pada Selasa (27/3/2018) malam lalu.
Kedua pelaku yang masing-masing berasal dari Malingping dan Lebak ini pun terpaksa di beri hadiah timah panas dibagian kaki oleh petugas setelah mencoba melawan saat akan ditangkap.
"Ketika melawan (kedua pelaku) mencoba menusuk anggota dengan senjata tajam, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur," ungkap Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolsek Ciputat, Senin (2/4/2018).
Penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari laporan seorang korban bernama Susana, warga Jombang, Ciputat yang melaporkan kehilangan sebuah sepeda motor nya jenis Honda Beat dengan nomor polisi B-6477-WMN yang terparkir di depan rumahnya, pada Selasa (27/3/2018) subuh.
Berbekal laporan korban ke pihak kepolisian, tim Vipers Polsek Ciputat pun kemudian melakukan penyelidikan dan olah TKP di rumah korban.
"Dari pengecekan CCTV didapati 2 orang wajah pelaku tersebut," terang Kapolres.
Dari tangan pelaku yang saat ini salah satu diantaranya masih dirawat karena luka tembak di RS Polri Kramat Jati, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, 3 anak kunci letter T, 1 kunci motor dan 1 besi pipih bergagang karet.
"Akan kami kembangkan terus. Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP Pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman 7 tahun penjara,"ucap Kapolres.(RAZ/HRU)
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGRangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews