Connect With Us

Jembatan Kedaung Akses Vital Masyarakat

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Mei 2018 | 19:00

Terlihat para pengguna jalan sepeda motor melintas dengan bebas di Jembatan Kedaung secara bergiliran mulai dari arah Neglasari maupun Sepatan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

Menurut warga sekitar, dahulu sebelum adanya jembatan Kedaung, masyarakat yang hendak pergi dari Neglasari menuju Sepatan ataupun sebaliknya hanya menggunakan perahu tambangan (Eretan) agar bisa melintasi sungai Cisadane.

"Ya memang pengguna jalan terpaksa lewat jembatan itu walau belum diresmikan, karena sebelum dibangun jembatan kan hanya bisa naik eretan," kata Ruddy, warga Kedaung.

Oleh karenanya, Ruddy bertutur, sangatlah wajar jika masyarakat sekitar terpaksa melintasi jembatan Kedaung walaupun belum diresmikan.

"Warga juga sudah kesal, terpaksa sih intinya mah mau lewat mana lagi kalau tidak lewat jembatan selain naik eretan," katanya.

 

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

KAB. TANGERANG
Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35

Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill