Banjir di Cipondoh Kian Sering, Warga Sebut Kini Bisa Terjadi Berkali-kali dalam Sebulan
Selasa, 5 Mei 2026 | 20:57
Warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengeluhkan banjir yang semakin sering terjadi.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang turut berpartisipasi dalam meringankan beban warga Palu dan Donggala yang menjadi korban bencana alam, dengan menyalurkan dana sebesar Rp62 juta.
Seperti diketahui, bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala menyebabkan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Dampak dari peristiwa tersebut, ribuan orang tewas dan infrastruktur porak poranda.
Ketua PMI Kota Tangerang, Kuswarsa mengatakan, pihaknya telah membuka penyaluran bantuan bagi warga Tangerang yang ingin berdonasi sejak tanggal 2 oktober 2018 hingga hari ini.
Menurutnya, program tersebut masih akan berlanjut demi meringankan beban korban bencana alam. Hingga kini, PMI Kota Tangerang telah menyalurkan bantuan kepada warga Sulawesi Tengah berupa pakaian, sembako dan uang.
"Sementara ini untuk total donasi uang yang terkumpul sebesar Rp62 juta yang didapat dari sumbangan masyarakat. Alhamdulillah ini membuktikan warga Kota Tangerang banyak yang peduli terhadap sodara-sodara kita di Palu dan Donggala," ujarnya.
Kuswarsa bertutur, pihaknya pun mengucapkan terimakasih kepada warga Kota Tangerang yang sudah membantu mendonasikan hartanya kepada korban bencana alam.
"Nanti setelah terkumpul semua donasinya, kami akan menyalurkan langsung kepada PMI Sulawesi Tengah," ucapnya.(RAZ/HRU)
Warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengeluhkan banjir yang semakin sering terjadi.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).
Pelaku penusukan seorang lansia di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu 3 Mei 2026, ditangkap aparat Kepolisian.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews