Connect With Us

Polres Tangerang Musnahkan 1.837 Botol Berisi Miras

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 28 Mei 2019 | 21:09

Kegiatan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek di halaman Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (28/5/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 1.837 botol berisi minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan Polres Metro Tangerang, Selasa (28/5/2019).

Pemusnahan barang bukti miras tersebut hasil operasi Pekat Jaya 2019 itu berlangsung di halaman Mapolres Metro Tangerang Kota.

"Ada 1.837 miras dengan merek berbeda yang dimusnahkan hasil Pekat Jaya yang kami gelar sebelum bulan puasa," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim.

Kegiatan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek di halaman Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (28/5/2019).

Pemusnahan miras tersebut dilakukan dengan cara digiling menggunakan mobil berat. Kata Abdul, pemusnahan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan yang kerap membuat masyarakat resah.

“Karena banyak kejahatan jalanan yang berawal dari miras. Ini akan terus kita gelar selama Operasi Ketupat nanti,” katanya.

Abdul bertutur, menjelang lebaran ini pihaknya juga banyak mengungkap berbagai kasus di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Ia berharap dengan adanya operasi Ketupat Jaya 2019 yang baru digelar ini dapat menekan angka kejahatan yang terjadi di Kota Tangerang.

“Kita berharap dengan adanya operasi ini dapat menekan tingkat kejahatan jalanan. Selain itu, bukan hanya miras yang kita amankan saja, tetapi ada beberapa kasus pelanggaran hukum yang berhasil kita ungkap menjelang lebaran 2019 ini,” tukasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

NASIONAL
Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:38

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membantah kabar yang ramai beredar di media sosial mengenai pemberlakuan aturan baru berupa denda Rp250 ribu dan ancaman kurungan satu bulan bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill