Connect With Us

Tawuran Pecah di Kota Tangerang, Arief: Pemuda Jangan Terprovokasi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 30 Mei 2019 | 17:43

Aksi tawuran yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan depan Signage Kampung Bekelir, Kota Tangerang saat menjelang sahur, Kamis (30/5/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Aksi tawuran antar kelompok pemuda pecah di Jalan Perintis Kemerdekaan depan Signage Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Kamis (30/5/2019) dinihari.

Menanggapi peristiwa tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda agar tidak terprovokasi hal-hal negatif.

ARIEF

“Semalam aja ada tawuran di kawasan Kampung Bekelir. Untuk itu, saya meminta agar masyarakat (pemuda) tidak terpengaruh,” ujarnya di kawasan Puspem Kota Tangerang.

Jika ada hal-hal negatif yang dapat memicu peristiwa tawuran, Arief meminta warga untuk segera melaporkan ke RT/RW dan pihak berwajib.

Menurutnya, peran orangtua pun sangat penting dalam pengawasan anak-anaknya. "Orangtua juga harus memantau pergaulan anak agar tidak mudah terpengaruh pada kenakalan remaja,” paparnya.

Arief mengajak kepada masyarakat agar mengisi bulan ramadan dengan kegiatan positif seperti tadarus Al Quran, hingga itikaf. "Mari kita makmurkan masjid, sehingga bulan ramadhan lebih bermanfaat,” pungkasnya.

Sebelumnya, aksi tawuran pecah di Jalan Perintis Kemerdekaan depan signage Kampung Bekelir, Kota Tangerang saat menjelang sahur hingga mengakibatkan satu orang dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu melibatkan dua kelompok pemuda. Antar kelompok itu saling serang dengan melemparkan batu dan botol.

Menurut Maulana, warga sekitar yang melaporkan insiden itu kepada pihak kepolisian, dalam aksi tawuran sejumlah pemuda turut dibekali kayu dan parang.(RMI/HRU)

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill