Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-Seorang warga tenggelam di Danau Metropolis, Kota Tangerang, Jumat (31/5/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas pun masih melakukan pencarian.
Menurut Husni petugas keamanan setempat, warga yang tenggelam itu diduga seorang tunawisma atau orang gila berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 40 tahun.
"Berdasarkan keterangan saksi, dia orang gila yang memang sering kelihatan di wilayah sini," ujarnya kepada TangerangNews di lokasi.

Husni mengatakan, sebelum tenggelam, korban sempat berlari kemudian melompat di danau yang dengan kedalaman 10 meter itu.
"Tadi dia nyebur, sempat berenang, terus tenggelam," ucapnya.
Sementara itu, Kasie Kedaruratan BPBD Kota Tangerang Hambali menyebutkan, 12 personel BPBD telah diterjunkan untuk melakukan pencarian korban tenggelam tersebut.
Metode pencarian, kata dia, dilakukan dengan jangkar karena peristiwa baru terjadi. Para petugas pun tampak mengitari area danau menggunakan satu unit perahu.

"Kita usahakan korban ditemukan. Jika tidak ketemu sampai pukul 17.30 WIB, pencarian lanjutkan besok," katanya.
Sedangkan Suhandi, warga Kota Tangerang mengatakan bahwa peristiwa tenggelam warga di Danau Metropolis adalah fenomena mistis. Pasalnya, tutur dia, peristiwa tersebut hampir terjadi di setiap tahunnya.
"Ini mah mistis. Soalnya tiap tahun pasti makan korban. Korban pasti katanya kegerahan, terus nyebur," ungkapnya.(RMI/HRU)
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGEmpat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews