Connect With Us

Ini 10 Kasus Paling Menonjol di Tangerang Tahun 2019

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Desember 2019 | 14:26

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim (tengah) bersama anggota lainnya menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan, di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (31/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polisi merilis 10 kasus kriminal yang paling menonjol terjadi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota sepanjang 2019.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan, kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukumnya ini cukup beragam.

Namun, kata dia, terdapat 10 kasus yang menonjol. Diantaranya terdiri dari pembunuhan 5 kasus, penganiayaan berat 32 kasus, pencurian dengan pemberatan 50 kasus, pencurian dan kekerasan 13 kasus, curanmor 86 kasus.

Baca juga:

Selain itu, kebakaran 2 kasus, perjudian 2 kasus, pemerasan 5 kasus, pemerkosanaan 0 kasus, hingga kenakalan remaja 0 kasus.

“Semuanya sudah kami ungkap,” jelas Kapolres.

Abdul mengatakan 10 kasus menonjol tersebut jika dipresentasekan atau dibandingkan dengan tahun lalu rata-rata mengalami penurunan.

“Secara keseluruhan rata-rata turun. Yang naik kasus pembunuhan dan curanmor,” jelasnya.

Ia berharap nominasi 10 kasus menonjol ini di tahun 2020 terus mengalami penurunan. Sehingga kenyamanan masyarakat dalam kehidupan di kota dan kabupaten Tangerang dapat semakin dirasakan.(RAZ/RGI)

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill