Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com–Satu unit rumah di kompleks Green Village Cipondoh, Kota Tangerang terbakar. Satu anggota keluarga yang berjumlah tiga orang terluka dalam peristiwa tersebut.
Ketiga korban yakni pasangan suami istri Yopi, 30 dan Tri Pena, 30, serta anak berusia satu tahun Nick Evo.
Kapolsek Cipondoh Kompol Jimmy Marthin Simanjuntak mengatakan,
Tiga korbannya mengalami luka bakar. Namun kondisi terparah di derita oleh sang Istri.
Baca Juga :
"Ketiganya masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Kondisinya (istri) saat ini kritis," jelasnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Minggu (26/4/2020).
Dalam video berdurasi 14 detik yang beredar, memperlihatkan seseorang dengan tubuh terbakar berjalan ke luar rumah yang terbakar.
Korban yang terbakar itu diduga istri pemilik rumah, Tri Pena. Ledakan itu juga merusak rumah dan mobil korban.
Sebelumnya, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/4/2020) pukul 22.10 WIB itu dipicu karena ledakan gas.
Mereka bertiga baru saja pergi, kemudian setelah sampai di rumah, anak dan suaminya belakangan turun dari mobil. Sedangkan istrinya yang membuka pintu dan menyalahkan listrik. (RAZ/RAC)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGNyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews