KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com–Satu unit rumah di kompleks Green Village Cipondoh, Kota Tangerang terbakar. Satu anggota keluarga yang berjumlah tiga orang terluka dalam peristiwa tersebut.
Ketiga korban yakni pasangan suami istri Yopi, 30 dan Tri Pena, 30, serta anak berusia satu tahun Nick Evo.
Kapolsek Cipondoh Kompol Jimmy Marthin Simanjuntak mengatakan,
Tiga korbannya mengalami luka bakar. Namun kondisi terparah di derita oleh sang Istri.
Baca Juga :
"Ketiganya masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Kondisinya (istri) saat ini kritis," jelasnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Minggu (26/4/2020).
Dalam video berdurasi 14 detik yang beredar, memperlihatkan seseorang dengan tubuh terbakar berjalan ke luar rumah yang terbakar.
Korban yang terbakar itu diduga istri pemilik rumah, Tri Pena. Ledakan itu juga merusak rumah dan mobil korban.
Sebelumnya, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/4/2020) pukul 22.10 WIB itu dipicu karena ledakan gas.
Mereka bertiga baru saja pergi, kemudian setelah sampai di rumah, anak dan suaminya belakangan turun dari mobil. Sedangkan istrinya yang membuka pintu dan menyalahkan listrik. (RAZ/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews