Connect With Us

Mobil Plat Merah Nyaris Diamuk Mahasiswa di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 7 Oktober 2020 | 16:22

Satu unit minibus berplat merah yang melintas di kawasan Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang nyaris diamuk massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa, Rabu (7/10/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Satu unit minibus berplat merah yang melintas di kawasan Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang nyaris diamuk massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa, Rabu (7/10/2020).

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai kampus di Kota Tangerang tersebut mengepung Tugu Adipura karena rombongannya dicegat aparat di Cipondoh saat menuju gedung DPR RI.

"Jangan rusuh, jangan rusuh," kata orator meredam emosi para mahasiswa yang ingin merusak minibus plat merah tersebut.

Baca Juga :

Dalam aksinya, para mahasiswa mencoret minibus plat merah dengan cat semprot. Mereka juga ada yang menendang mobil ini. Beruntung, mobil itu berhasil memutar balik dan kabur dari kerumunan massa.

Sebelumnya, koordinator aksi mahasiswa Tangerang, Zihan Mahes menyebut aksi digelar di Tugu Adipura karena konvoi mahasiswa dicegat aparat. 

"Aksi di Tugu Adipura ini karena kami hendak ke DPR dicegat, dihalangi," katanya.

Hingga kini, massa mahasiswa masih mengepung kawasan Tugu Adipura Kota Tangerang. Lalu lintas di kawasan tersebut macet total. (RMI/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Mobil Plat Merah Nyaris Diamuk Mahasiswa di Tangerang TANGERANGNEWS.com–Satu unit minibus berplat merah yang melintas di kawasan Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang nyaris diamuk massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa, Rabu (7/10/2020). Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai kampus di Kota Tangerang tersebut mengepung Tugu Adipura karena rombongannya dicegat aparat di Cipondoh saat menuju gedung DPR RI. "Jangan rusuh, jangan rusuh," kata orator meredam emosi para mahasiswa yang ingin merusak minibus plat merah tersebut. Dalam aksinya, para mahasiswa mencoret minibus plat merah dengan cat semprot. Mereka juga ada yang menendang mobil ini. Beruntung, mobil itu berhasil memutar balik dan kabur dari kerumunan massa. Sebelumnya, koordinator aksi mahasiswa Tangerang, Zihan Mahes menyebut aksi digelar di Tugu Adipura karena konvoi mahasiswa dicegat aparat. "Aksi di Tugu Adipura ini karena kami hendak ke DPR dicegat, dihalangi," katanya. Hingga kini, massa mahasiswa masih mengepung kawasan Tugu Adipura Kota Tangerang. Lalu lintas di kawasan tersebut macet total.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

NASIONAL
PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun

PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun

Rabu, 4 November 2026 | 18:21

PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai badan usaha milik negara (BUMN) terbaik nasional.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill