Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menargetkan perbaikan jalan yang rusak sedang hingga berat di sejumlah ruas selesai dalam waktu empat bulan.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau langsung proses perbaikan jalan di Jalan Pembangunan 3, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (27/2/2021).
Arief mengungkapkan, proses perbaikan jalan dilakukan di enam titik yang mengalami kerusakan sedang, hingga berat akibat dari lalu lintas kendaraan dengan tonase tinggi yang melintas di sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang.
"Total ada enam titik mengalami perbaikan jalan oleh Pemkot Tangerang. Keseluruhan panjang jalan yang mengalami perbaikan mencapai lebih dari 5.000 meter. Targetnya selesai dalam waktu empat bulan," jelasnya.
Arief menambahkan, pihaknya juga akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas selama proses perbaikan jalan berlangsung agar lalu lintas tetap dapat berjalan.
"Ada yang skemanya buka tutup dan ada juga yang diberlakukan contra flow," katanya.
Arief berpesan, agar pihak kontraktor dapat melakukan perbaikan jalan di Kota Tangerang secara optimal dan sesuai kebutuhan. Sehingga kualitas dari peningkatan kondisi jalan bisa sesuai yang diharapkan bersama.
"Inventarisir dulu kondisi - kondisi jalannya, jadi penanganannya bisa tepat," pesan Arief kepada petugas kontruksi yang di lokasi perbaikan jalan.
Adapun sejumlah jalan yang mengalami perbaikan antara lain Jl. Marsekal Suryadarma sepanjang 233 m, Jl. Juanda 1.670 m, Jl. Iskandar Muda 1.452 m, Jl. Pembangunan 3 1.015 m, Jl. Bouraq 746 m, Jl. Lingkar Palem Semi - Imam Bonjol sepanjang 416,90 m dengan total jalan yang diperbaiki sepanjang 5.532,9 m.
"Semoga perbaikannya bisa menambah kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara," pungkasnya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews