Connect With Us

Yuk, Main ke Kampung Taubat di Neglasari Tangerang

Redaksi | Kamis, 18 Maret 2021 | 09:39

Seorang bocah saat membaca buku di kampung taubat yang berlokasi di RW02, Kelurahan Selapanjang jaya, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, Kamis (18/3/2021). (@TangerangNews / Icha Khalisa Destiana)

TANGERANGNEWS.com-Kampung Taubat (tertib, aman, unggul, bersih, akur, tentram) di RW02, Kelurahan Selapanjang jaya, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, menjadi salah satu destinasi wisata unik.

Kampung Taubat dibangun sejak bulan April 2019. Kampung ini memiliki beragam fasilitas penunjang seperti playground, posyandu, nusala, tempat baca buku, tempat jajanan, hingga lampu warna-warni saat malam hari.

Kampung Taubat yang berlokasi di RW02, Kelurahan Selapanjang jaya, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, Kamis (18/3/2021).

"Awalnya nama Kampung Taubat ini adalah Kampung Setan. Lalu ada perubahan nama setelah mendapat masukan dari para tokoh masyarakat, Setan ini sebetulnya singkatan dari Selapanjang Bertanam," ujar Abdullah, ketua pengurus Kampung Taubat, Kamis (18/3/2021).

Kampung Taubat yang berlokasi di RW02, Kelurahan Selapanjang jaya, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, Kamis (18/3/2021).

Abdullah menambah kampung ini luasnya sekitar 2.000 meter persegi. Karena luas bisa dimanfaatkan untuk acara-acara pernikahan.

Minuman jenih buah-buahan yaitu markisa berada di Kampung Taubat yang berlokasi di RW02, Kelurahan Selapanjang jaya, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, Kamis (18/3/2021).

Di Kampung Taubat ini sudah dua kali menyewakan tempat untuk pernikahan dengan tema garden park.

Tempat baca di Kampung Taubat yang berlokasi di RW02, Kelurahan Selapanjang jaya, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, Kamis (18/3/2021).

Keberadaan kampung ini juga diharapkan untuk membantu ekonomi masyarakat sekitar dan dengan adanya kampung ini, masyarakat yang tadinya tidak peduli dengan kampung menjadi peduli.

Untuk diketahui, Kampung Taubat memiliki hasil olahan pangan dari buah markisa yang dibadrol seharga Rp5000 per botol. Apalagi di saat pandemi saat ini cocok untuk menambah imun tubuh. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill