Connect With Us

Pemkot Tangerang Musnahkan 4.873 Botol Berisi Miras 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 28 Februari 2022 | 11:50

Pemusnahan 4.873 botol berisi minuman keras (miras) dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Tangerang (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang memusnahkan 4.873 botol berisi minuman keras (miras).

Ribuan botol berisi miras dari berbagai merek tersebut merupakan hasil sitaan Satpol PP Kota Tangerang. Dalam pemusnahan, botol-botol miras itu dijejerkan, kemudian dihancurkan dan dilumatkan menggunakan buldozer. 

"Dalam rangka merayakan HUT Kota Tangerang ke-29, ada kurang lebih 4.837 miras dimusnahkan bersama," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Senin 28 Februari 2022.

Pemusnahan tersebut selaras dengan Peraturan Daerah (Perda) No 7/2005 tentang Larangan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Arief menjelaskan, 4.837 botol berisi miras tersebut didapatkan selama satu tahun terakhir.

"Tadi dikumpulkan dalam kurun waktu dari awal Maret 2021 sampai sekarang," jelas Arief. 

Arief berharap dari penghancuran ribuan botol minuman keras ini bisa mengurangi gangguan ketertiban masyarakat. 

"Karena kita tahu miras di lingkungan sangat berdampak kehidupan sosial masyarakat dan juga mengganggu ketertiban umum," pungkasnya.

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill