Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang baru saja diguyur hujan, hingga sejumlah wilayah mengalami genangan, Kamis 17 Maret 2022. Diketahui, genangan banyak terjadi di wilayah Timur, seperti Kecamatan Larangan, Ciledug, Karang Tengah dan lainnya dengan ketinggian air bervariasi.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (Kabid OP) Dinas PUPR Kota Tangerang Dody Adriansyah ada sembilan titik banjir dengan ketinggian mulai 20 cm hingga 40 cm. Empat di antaranya sudah kembali pulih atau normal untuk aktivitas masyarakat.
“Sampai saat ini, 150 petugas kami turunkan di sembilan titik. Petugas kami menangani wilayah Timur seperti Ciledug dan Larangan, pompa portable juga tengah kita kerahkan. Sedangkan rumah-rumah pompa aktif sebagaimana dibutuhkan dikondisi wilayah tersebut,” ungkap Dody.
Adapun kendala penanganan saat ini ialah genangan yang terjadi di jalan besar. Sehingga, saat petugas melakukan penyedotan atau pembersihan drainase akan menganggu proses lalu lintas hingga mengakibatkan kemacetan.
“Genangan yang terjadi masih aman tertangani, maka saat ini masih didominasi menggunakan tenaga manusia. Persoalannya sama, yaitu drainase yang tersumbat dengan sampah-sampah yang berserakan bukan pada tempatnya,” jelasnya.
Karena itu, PUPR bekerjasama dengan DLH dan BPBD untuk proses pembersihan drainase dari sampah.
Ia pun menegaskan genangan yang terjadi beberapa hari ini, tidak bisa menjadi tanggungjawab satu dua pihak semata. Namun, menjadi tanggungjawab bersama antara Pemerintah Kota Tangerang, stakeholder terkait, hingga khususnya masyarakat setempat.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGKebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews