Connect With Us

Korban Begal di Cipondoh Tak Dicolok, Bagian Mata Berdarah karena tersungkur jatuh ke Aspal

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 9 Mei 2022 | 11:49

Seorang pria yang diduga merupakan karyawan petugas jasa ekspedisi terkapar di tengah jalan diduga menjadi korban begal. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kekerasan jalanan yang disebut begal di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu 8 Mei 2022 sekitar pukul 01.00 WIB telah terbuka tabirnya.

Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah mengatakan, pihaknya telah mengambil keterangan korban. Menurutnya, insiden tersebut berawal saat korban berinisial A sedang bermain ponsel di pinggir jalan.

"Awalnya korban berdiri di pinggir jalan di Jalan Maulana Hasanudin menggunakan HP. Lalu datang tiga orang pelaku dengan berboncengan semotor," ujarnya kepada TangerangNews, Senin 9 Mei 2022.

Kemudian, seorang pelaku turun dari sepeda motornya. Lalu berupaya merampas ponsel milik korban.

"Korban berontak. Pelaku yang lain turun dari sepeda motor. Lalu korban didorong, akhirnya korban terjatuh," katanya.

Kapolsek menegaskan, insiden ini hanya perampasan ponsel. Tidak ada perampasan sepeda motor korban. Serta tidak ada penggunaan senjata tajam (sajam).

Baca Juga :

Menurutnya, korban mengalami luka karena terjatuh ke aspal setelah didorong oleh pelaku. Sehingga bagian mata korban berdarah, bukan karena dicolok dengan sajam.

"Jadi, korban begitu bangun, tangan kanannya lecet, kemudian pipinya lecet, pelipisnya di atas mata luka lecet, terus mengeluarkan darah. Mungkin menutupi matanya," ungkapnya.

Kapolsek menuturkan, setelah kejadian itu korban langsung dibawa ke rumah sakit. Hingga kini, kondisi korban semakin membaik.

"Tidak ada rampas motor.  Itu keterangan hasil kita periksa korban," katanya.

Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengejar para pelaku. "Kita lagi dalami CCTV-nya. Kita lagi kejar pelaku. Mohon doanya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, menurut warga setempat, Anggi Nur Anggraini, salah satu mata korban tercolok sajam.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Rabu, 25 Februari 2026 | 23:57

Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill