KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalulintas yang melibatkan mobil keluarga dengan truk terjadi di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang pada Minggu 12 Juni 2022.
Insiden kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut diduga karena mobil Brio kurang berhati-hati saat berpindah jalur, sehingga ditabrak truk.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Badruzzaman, Brio bernopol B-1213-PZU yang dikemudikan RL, 24, tersebut awalnya melintas dari Cikokol menuju Serpong.
"Sesampainya di lokasi, terdapat kendaraan bus tak dikenal di depannya yang sedang menurunkan penumpang. Kemudian kendaraan Honda Brio, berpindah lajur ke kanan dan disaat bersamaan datang kendaraan dump truck," jelasnya saat dikonfirmasi.
Disaat berpindah jalur tersebut, Honda Brio ini ditabrak dari belakang oleh truk bernopol B-9221-UVY yang dikemudikan pria berinisial WPG, 23.

"Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut kendaraan Honda Brio mengalami ringsek," katanya.
Meski diduga karena kurang berhati-hati, Badruzzaman menyebut penyebab kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan. Saat ini, kecelakaan masih dalam penanganan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews