Connect With Us

Polresta Tangerang Bongkar Peredaran 43 Kg Sabu, Diduga Berasal dari Luar Negeri

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:08

Konferensi pers pengungkapan peredaran 43Kg sabu-sabu oleh Polresta Tangerang di Mapolda Banten. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sabu-sabu seberat 43 Kg disita oleh Satresnarkoba Polresta Tangerang dari jaringan pengedar. Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari temuan kecil sabu yang hanya 0,25 gram.

Kasat Resnarkoba Polresta Tangerang Kompol Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, kasus ini berawal dari penangkapan pengedar sabu-sabu di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

Kemudian oleh timnya, kasus tersebut dikembangkan kurang lebih selama dua bulan. Dari hasil penyelidikan, pihaknya pun berhasil menangkap tujuh orang dengan barang bukti 43 Kg sabu.

"Butuh waktu dua bulan untuk menangkap para pengedar. Ketujuh pelaku masih satu jaringan yang sama," katanya, saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kota Serang, seperti dilansir dari JPNN, Jumat 1 Juli 2022.

Adi Sasmita meyakini jika sabu-sabu tersebut bukan berasal dari dalam negeri. Adapun masuknya sabu-sabu ini melewati jalur laut dari Kalimantan Utara dan dilanjutkan melalui darat.

"Kami bisa mengindentifikasi bahwa barang (narkoba) dari luar provinsi, kemudian menuju Semarang-Cikampek dan tertangkap di Tol Bekasi," ucapnya.

Sementara itu, ketujuh tersangka yang ditangkap di antaranya berinisial ASY, 28, DS, 27, DM, 23, MI, 25, BY, 54, RBS, 26, dan ADS, 28. Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan lebih dalam lagi untuk  untuk menangkap jaringan di atasnya. 

"Total barang bukti yang diamankan sebanyak 43 Kg sabu-sabu dan 494 butir ekstasi dari tujuh tersangka," tutur Adi Sasmita.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill