Connect With Us

Jorok, Kontrakan di Perumnas 1 Tangerang Kotor Penuh Sampah Ditinggal Kabur Penyewa Usai Nunggak Bayaran

Fahrul Dwi Putra | Senin, 5 Juni 2023 | 13:54

Kondisi kontrakan di Perumnas 1 Karawaci, Kota Tangerang, kotor dan penuh sampah lantaran ditinggal kabur penyewa begitu saja usai menunggak biaya sewa (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Pengalaman tidak menyenangkan dialami Wita saat rumah kontrakan miliknya yang berada di Perumnas 1 Karawaci, Kota Tangerang, ditinggal kabur oleh penyewa dalam keadaan kotor dan dipenuhi sampah berserakan.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya @wita_mua, tampak sampah-sampah memenuhi hampir tiap sudut ruangan kontrakan tersebut. Bahkan, ditemukan bekas pembalut wanita yang dibiarkan begitu saja di ruangan kamar mandi.

Menurut keterangan Wita, penyewa kontrakan miliknya merupakan sepasang suami istri yang menikah secara sirih. Dari keterangan para tetangga, Kata Wita, penghuni kontrakan tersebut kerap membawa masuk laki-laki dan perempuan yang tidak diketahui identitasnya.

Kedua pasangan suami istri itu kabur dengan membawa serta kunci kontrakan dan barang-barang pribadinya, sementara kondisi kontrakan dibiarkan dalam keadaan kotor usai menunggak biaya sewa selama enam hari.

"Biasanya cuma lihat di Instagram berita-berita pengontrak yang enggak bayar kontrakan terus kabur ninggalin sampah dan sekarang gue ngalamin sendiri. Pengontrak telat bayar kontrakan hampir enam hari, dihubungi masih aktif. Tapi enggak ada satu pun yang direspon," terang Wita dikutip pada Senin, 5 Juni 2023.

Wita mengaku heran kontrakan yang ia sewakan justru menjadi kotor dan tidak layak huni lantaran penuh dengan sampah berupa plastik-plastik dan bungkus makanan ringan memenuhi wastafel dapur, beberapa mainan anak-anak berserakan di lantai, hingga diaper dan pembalut bekas pakai di kamar mandi.

"Udah jorok, bau. Betah gitu hidup kayak begini," keluhnya seraya membersihkan kontrakan miliknya itu.

KAB. TANGERANG
Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:37

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditpideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan kakap peredaran zat kimia berbahaya jenis sodium cyanide atau sianida ilegal.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill