Connect With Us

Tekan Stunting, Posyandu di Kota Tangerang Dilengkapi Alat Antropometri

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 16 Oktober 2023 | 17:32

Posyandu di RW 04, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, menerima alat Antropometri untuk menekan stunting, Selasa 17 Oktober 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Posyandu di Kota Tangerang kini telah dilengkapi alat Antropometri untuk memudahkan kader dalam melakukan tugasnya yakni pengukuran berat dan tinggi badan anak, sebagai upaya mencegah stunting.

"Antropometri kit merupakan upaya Pemkot Tangerang dalam mendeteksi stunting pada anak. Mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk Posyandu dan masyarakat," ujar Anggota DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam saat menghadiri pemberian alat Antropometri kepada Posyandu, di RW 04, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Selasa 17 Oktober 2023.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, pemberian antropometri juga menjawab aspirasi kader Posyandu. Sebelumnya dilaporkan kondisi peralatan yang banyak mengalami kerusakan salah satunya timbangan yang kurang akurat.

 "Alhamdulilah di tahun ini ada alokasi anggaran yang dibelanjakan untuk kebutuhan peralatan Posyandu di Kota Tangerang," kata Rusdi.

Rusdi menyampaikan kepada kader Posyandu agar alat antropometri dapat dijaga, dirawat dan dimanfaatkan dengan baik. 

Ia pun mengapresiasi kinerja kader Posyandu yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya untuk masyarakat.

"Keinginan kami mendorong ditambahnya stimulan kader Posyandu. Tahun 2020 sudah pernah kita dorong, namun dihadapkan covid, mudah-mudahan ada keleluasaan anggaran bisa kita naikkan stimulan Posyandu," ungkap Rusdi.

Rusdi juga meminta kader Posyandu memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat. Pasalnya melalui PHBS dapat mencegah berbagai macam penyakit termasuk mencegah stunting.

"Mencegah lebih baik daripada mengobati, kader Posyandu memiliki peran membantu pemerintah dengan persuasif mengajak masyarakat menerapkan PHBS," katanya.

Diketahui Dinas Kesehatan (Dinkes) yang telah menyalurkan alat antropometri ke 1.092 Posyandu di Kota Tangerang. 

Antropometri Kit merupakan alat yang berfungsi untuk mendeteksi stunting pada anak, melalui pengukuran dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak yang secara valid dan akurat. 

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengungkapkan alat ukur atau antropometri kit yang disalurkan berupa digital baby scale atau timbangan bayi digital, stadiometer atau alat ukur tinggi badan.

Selain itu, infantometer atau alat ukur panjang badan, timbangan injak digital, metline atau alat ukur lingkar lengan atas dan lingkar kepala serta tas antropometri kit. 

Dengan ini, seluruh Posyandu telah memiliki alat ukur yang berstandar Kementerian Kesehatan. Dimana sebelumnya masih menggunakan alat lama.

Ini sebagai upaya menurunkan angka stunting, yang dimana memerlukan data yang benar sehingga tepat sasaran dalam memberikan intervensi.

"Saat pengukuran bayi lebih standar, maka barometer pengukuran stunting dengan tinggi atau berat tubuh bisa lebih tepat. Jadi jangan sampai kita bilang stunting, tapi ternyata cara mengukurnya yang kurang tepat," jelas dr Dini.

SPORT
Muhammad Toha Tinggalkan Persita Setelah 9 Tahun, Lanjut Karier ke Brunei

Muhammad Toha Tinggalkan Persita Setelah 9 Tahun, Lanjut Karier ke Brunei

Senin, 8 Juni 2026 | 05:00

Bek kanan yang juga menjabat sebagai kapten tim Persita Tangerang Muhammad Toha resmi menyudahi perjalanan panjangnya bersama klub berjuluk Pendekar Cisadane.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill