Connect With Us

119 Ribu Warga Kota Tangerang Terima Bansos

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 15 November 2023 | 15:53

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menghadiri Forum Konsultasi Publik di Kantor Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa, 14 November 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 119 ribu warga menerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam rangka mengingkatkan kesejahteraan masyarakat baik dari sisi sosial, ekonomi, hingga pendidikan.

Terinci, bansos tersebut meliputi bantuan sosial tunai tahun 2022-2023 kepada 13.816 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Bansos Permakanan di tahun 2022 sebanyak 2.030 KPM. Sementara itu, bantuan dari pusat Bansos PKH sebanyak 37.606 KPM, dan Bansos BPNT sebanyak 64.547 KPM. 

Selain itu, Bansos pendidikan mahasiswa, sebanyak 565 Penerima Manfaat (PM) dari (2021-2023) dan 265 PM pendidikan tambahan (anggaran perubahan). Kemudian, Sebanyak 450 Penerima Manfaat (PM) kursi roda dan tambahan 100 kursi roda (anggaran perubahan).

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, bansos ini merupakan komitmen Pemkot dalam memberikan menciptakan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan pelayanan serta jaminan kesejahteraan sosial bagi masyarakat.

Melalui program-program seperti pembiayaan UMKM, bedah rumah, kesehatan gratis, serta pendidikan gratis mulai dari tingkat SD dan SMP hingga perguruan tinggi dan masih banyak program lainnya," ujar Sachrudin dalam Forum Konsultasi Publik di Kantor Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa, 14 November 2023. 

Sachrudin menjelaskan, tahun ini Pemkot Tangerang juga memberikan bantuan Biaya Operasional Reguler sekolah gratis untuk Sekolah Negeri dan Swasta, meliputi sebanyak 298 SD dan 33 SMP Negeri, kemudian bantuan sekolah gratis untuk 73 SD dan 73 SMP Swasta.

Kata Sachrudin, angka kemiskinan di Kota Tangerang per tahun 2022 mengalami penurunan persentase penduduk miskin di Kota Tangerang di angka 5,77 persen dari sebelumnya 5,93 persen di tahun 2021.

"Pencapaian ini, tak lain berkat kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak, dalam rangka menyejahterakan masyarakat Kota Tangerang," ucap Sachrudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani mengatakan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Dinas Sosial akan memberikan program bantuan sosial kepada masyarakat yang mengalami kondisi tertentu. 

"Saat ini, kita Dinsos, tengah meningkatkan program pendaftaran bantuan sosial, distribusi kursi roda, penanganan individu (orang terlantar) serta yang mengalami gangguan kondisi mental," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Atasi Macet Pasar Induk dan Perlintasan Rel KA Tanah Tinggi, Fly Over Sudirman Bakal Dibangun 2027

Atasi Macet Pasar Induk dan Perlintasan Rel KA Tanah Tinggi, Fly Over Sudirman Bakal Dibangun 2027

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:23

Fly Over Sudirman akan segera dibangun untuk mengatasi kemacetan kronis yang terjadi di kawasan Pasar Induk dan perlintasan jalur rel kereta api (KA) Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

BISNIS
Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill