Connect With Us

Polsek Jatiuwung Tangerang Waspadai 6 TPS Rawan, Ini Lokasinya

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:10

Pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana (satpras) penunjang personel di Polsek Jatiuwung untuk pengamanan Pemilu 2024, Rabu 24 Januari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota mewaspadai enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) pemilu 2024 yang dianggap rawan konflik.

Wakapolsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota AKP Fahyami mengatakan, dari total 1.103 TPS yang ada di wilayah Kecamatan Jatiuwung, enam di antaranya masuk kategori rawan.

"TPS itu ada di Kelurahan Gembor, Manis, Gandasari dan Panunggangan Barat," katanya, Rabu 24 Januari 2024.

Untuk pengamanan Pemilu 2024 mulai dari tahapan kampanye dan saat pemungutan suara di TPS, Polsek Jatiuwung pun melakukan pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana (satpras) penunjang personel. 

Adapun dari total 196 Personel Polsek Jatiuwung, ada 45 personel yang dilibatkan dalam pengamanan pemilu.

Agar pengamanan lebih optimal TPS, Polsek Jatiuwung berkoordinasi dengan ke tiga pilar yakni Panwaslu, PPK dan Linmas atau Satpol PP.

"Buat TPS yang rawan itu kita prioritaskan pengamanan dengan pola 2, 4 ,8 yaitu 2 personel, 4 TPS dengan 8 Linmas. Kalau TPS tidak rawan dengan pola 2, 12, 24," jelas Fahyami.

Menurutnya, secara keseluruhan Polsek Jatiuwung kita telah siap dalam melaksanakan pengamanan Pemilu 2024 baik segi perlengkapan dan kendaraan untuk operasional.

"Kami berharap kepada masyarakat umum, silahkan memilih pilihannya masing-masing. Kami dari Kepolisian menghimbau mari kita jaga Pemilu 2024 ini aman dan damai, sukses untuk bangsa Indonesia," tuturnya.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill