Connect With Us

TPS di Karang Tengah Rawan Banjir, Pemkot Tangerang Lakukan Ini

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 27 Januari 2024 | 15:36

Ilustrasi TPS (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, tepatnya tinggal menghitung 17 hari lagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan sejumlah persiapan.

Salah satu yang disoroti ialah adanya tempat pemungutan suara (TPS) rawan banjir, terlebih di musim hujan seperti saat ini.

"Ada satu wilayah yang rawan banjir, yaitu Kecamatan Karang Tengah," ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin dalam dapat Persiapan Pelaksanaan Pemilu 2024 bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Jumat, 26 Januari 2024.

Menurut Nurdin, Kecamatan Karang Tengah rawan banjir lantaran wilayahnya terletak di dataran rendah dan berbatasan langsung dengan sungai.

Terkait hal itu, dalam pemaparannya Nurdin menyebut akan melakukan sejumlah upaya langkah antisipasi banjir di lokasi tersebut saat Pemilu 2024.

"Salah satunya menyiapkan tempat transit di SMK 11, jika terjadi genangan," jelasnya.

Nurdin berharap penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kota Tangerang dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill