Connect With Us

Masih Ada 296.008 Unit Kendaraan Nunggak Pajak di Kota Tangerang, Begini Langkah Samsat Cikokol

Redaksi | Jumat, 1 Maret 2024 | 12:03

Sejumlah wajib pajak membayar pajak kendaraan secara langsung di lokasi razia, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Rabu, 28 Februari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- UPT Samsat Cikokol menyebut ada 296.008 unit kendaraan bermotor menunggak pajak kendaraan dari total 697.670 unit kendaraan bermotor di Kota Tangerang.

"Kami mendapatkan tugas dari pimpinan untuk mengejar sedikitnya 10 persen dari data tunggakan itu yaitu sebanyak 24.236 unit," ujar Kepala UPT Samsat Cikokol, Dwi Nopriadi Atmawijaya.

Dwi menuturkan, terdapat sejumlah kendala yang kerap ditemui saat menarik tunggakan. Misalnya, unit kendaraan sudah dijual atau sudah tidak ada. 

Lalu, beberapa alamat wajib pajak juga tidak jelas atau fiktif dan sejumlah permasalahan lainnya.

"Untuk itu kami juga bekerjasama dengan pihak kejaksaan terkait kejelasan hukumnya," imbuh Dwi.

Tak hanya itu, Dwi membeberkan adanya sejumlah tunggakan dari Pemerintah Kota Tangerang. 

Hal itu disebabkan Pemkot Tangerang belum menyampaikan data kendaraan yang sudah dihapus dari aset atau kendaraan yang sudah rusak berat kepada UPT Samsat Cikokol. Akibatnya, data tersebut masih ada tercatat di UPT Samsat Cikokol. 

Terkait mengejar target pendapatan daerah, kata Dwi, UPT Samsat Cikokol akan melakukan beberapa langkah, seperti razia kendaraan, samsat keliling, samsat kalong, serta agenda goes to school untuk mengedukasi para pelajar agar mengingatkan orang tuanya tertib bayar pajak kendaraan.

"Kami pun siap mendatangi beberapa perusahaan melakukan sosialisasi dan edukasi agar kendaraan yang ada di perusahaan tertib bayar pajak," imbuhnya.

Lebih lanjut, UPT Samsat Cikokol juga akan melakukan kerja sama dengan Pemkot Tangerang dan pihak lainnya agar dapat masuk ke dalam kegiatan-kegiatan ramai warga berkumpul, sehingga dapat membuka gerai pelayanan pajak kendaraan di lokasi tersebut.

Sebagai informasi, UPT Samsat Cikokol menargetkan untuk menyumbang pendapatan daerah sedikitnya Rp 867 Miliar dalam APBD Provinsi Banten pada tahun anggaran 2024.

Beberapa rinciannya antara lain target pajak kendaraan bermotor (PKB) sedikitnya Rp 500 Miliar, kemudian target bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sedikitnya Rp 349 Miliar, serta target pajak air permukaan (PAP) sedikitnya Rp 10 Miliar.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill