Connect With Us

BPJS Ketenagakerjaan Cimone Implementasikan Program Return to Work

Redaksi | Kamis, 5 September 2024 | 10:41

Para pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Cimone bersama Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang mendatangi Agus di perusahaan tempatnya bekerja. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com – Muhammad Agus, seorang karyawan PT Aneka Komkar Utama bisa tersenyum lega. Setelah mengalami kecelakaan kerja yang membuatnya mengalami cacat, Agus diupayakan kembali bekerja di perusahaannya. 

Upaya ini berkat program Return to Work yang diimplementasikan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimone. 

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cimone Ahmad Fauzan, bersama Wakil Kepala Wilayah Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten, dr. Tri Pambudi Santoso, dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ujang Hendra, mengunjungi Agus di perusahaan tempatnya bekerja di Jatiuwung, Kota Tangerang. 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa Agus telah mendapatkan dukungan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan dalam proses pemulihan dan pengembaliannya ke dunia kerja.

"Kami sangat bersyukur berkat bantuan BPJS Ketenagakerjaan, saya bisa kembali sehat. Terimakasih BPJS Ketenagakerjaan," ujar Agus dengan penuh syukur.

Kisah Agus menjadi bukti nyata bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.

Dengan program Return to Work, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya membantu pekerja yang mengalami kecelakaan untuk sembuh, tetapi juga memberikan mereka kesempatan untuk kembali bekerja dan tetap berpenghasilan.

Pemulihan yang Komprehensif

BPJS Ketenagakerjaan memberikan layanan yang sangat komprehensif kepada Agus. Mulai dari menanggung seluruh biaya pengobatan di rumah sakit, memberikan santunan cacat, hingga menyediakan kaki palsu. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan pendampingan psikologis untuk membantu Agus mengatasi trauma akibat kecelakaan.

"Kami tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga mental. Tujuan kami adalah agar peserta dapat kembali produktif seperti sedia kala," jelas Fauzan.

Program Return to Work yang dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cimone mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ujang Hendra. Ia sangat mengapresiasi upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.

"Program ini sangat menginspirasi. Ini membuktikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga memberikan kesempatan kedua bagi pekerja untuk tetap produktif," ujar Hendra.

Ujang juga mengajak seluruh perusahaan di Kota Tangerang untuk selalu taat membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. 

"Manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat besar, jangan sampai pekerja kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan perlindungan yang layak," tegasnya.

Hal senada disampaikan Bambang, selaku manager HRD PT Aneka Komkar Utama. Ia berterimakasih kepada BPJS 

Ketenagakerjaan Cimone yang sudah memberikan perlindungan kecelakaan kerja kepada Agus yang sudah bekerja lebih dari 30 tahun.

 "Terimakasih sekali, ini sangat membantu. Sehingga karyawan kami merasa tenang bekerja karena sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya. 

NASIONAL
Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 | 20:21

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

KOTA TANGERANG
Setahun Memimpin, Pengamat Nilai Sachrudin–Maryono Fokus Benahi Fondasi Pembangunan Kota Tangerang

Setahun Memimpin, Pengamat Nilai Sachrudin–Maryono Fokus Benahi Fondasi Pembangunan Kota Tangerang

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:22

Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, arah pembangunan Kota Tangerang mulai terlihat. Periode awal ini dinilai sebagai fase peletakan dasar kebijakan sebelum hasil jangka panjang benar-benar bisa diukur.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill