Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com- Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 tingkat Kota Tangerang akan segera digelar pada 19-22 Oktober 2024 mendatang dengan mempertemukan sekitar 800 qori dan qoriah terbaik dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.
Nantinya, para peserta akan bersaing dalam berbagai cabang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara dan kesempatan melangkah ke ajang tingkat provinsi dan nasional.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang KH Zuhri Fauzi menjelaskan, ajang ini meliputi delapan cabang perlombaan dengan 20 kategori yang dilombakan.
Para peserta akan mengikuti kompetisi mulai dari tilawah Qur’an, qira’at, hifzh, tafsir Qur’an, fahmil Qur’an, syahril Qur’an, hingga hifdzil hadist dan qira’at kutub.
"Venue lomba juga akan terbagi di beberapa titik. Seperti, Taman Elektik, Plaza Puspem, Masjid Raya Al-A’zhom hingga Gedung MUI," katanya.
KH Zuhri berharap, ajang ini menjadi momentum pencarian bakat-bakat baru dari Kota Tangerang yang siap bersaing di tingkat Provinsi Banten maupun nasiona
Susunan Acara MTQ XXIII Kota Tangerang
Berikut susunan acara MTQ XXIII Kota Tangerang lengkap dengan lokasi venue dan jadwalnya.
Jumat, 18 Oktober 2024
Sabtu, 19 Oktober 2024
Minggu, 20 Oktober 2024
Senin, 21 Oktober 2024
Selasa, 22 Oktober 2024
MTQ XXIII Kota Tangerang diperkirakan akan menjadi salah satu ajang tahunan yang ditunggu-tunggu. Sebab, tidak hanya menjadi wadah untuk berkompetisi, namun juga sebagai upaya memperkuat tali silaturahmi dan mengembangkan generasi Qur’ani di Kota Tangerang.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews