Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin meminta partisipasi seluruh masyarakat di wilayah Kota Tangerang untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) terpilih untuk periode 2024-2029 pada 20 Oktober 2024 mendatang.
"Pemkot Tangerang mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk senantiasa menjaga kenyamanan dan ketertiban umum agar tercipta suasana yang kondusif di tengah masyarakat," ujar Nurdin saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya 2024, di Lapangan Apel Kantor Polres Metro Tangerang Kota, Selasa, 15 Oktober 2024.
Untuk itu, lanjut Nurdin, pihak Pemkot Tangerang mendukung jalannya Operasi Zebra Jaya 2024 sebagai bagian dari menjaga kondusivitas tersebut.
"Sekaligus terus menghadirkan tata kelola lalu-lintas yang semakin baik di Kota Tangerang," tambah Nurdin.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, Operasi Zebra Jaya tahun ini melibatkan 188 personil gabungan dari TNI/Polri serta Satpol PP, Dishub dan Jasa Marga.
"Yang jelas, kami akan sangat mendukung terkait pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih tersebut, khususnya di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota terkait situasi maupun kelancaran lalu-lintas jelang dan pada saat pelantikan," kata Zain.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGDinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews