Connect With Us

Pj Wali Kota Tangerang Jawab Pandangan Fraksi DPRD Soal RAPBD 2025

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 12:10

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin menghadiri rapat paripurna terkait Raperda tentang APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, pada Jumat, 11 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin memberikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi DPRD Kota Tangerang terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, pada Jumat, 11 Oktober 2024. 

Menanggapi pandangan terkait pengelolaan dana pendidikan, Nurdin mengatakan, alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dilakukan secara transparan sesuai aturan yang berlaku, yaitu Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 89 Tahun 2022.

"Upaya yang telah dilakukan mencakup sosialisasi dan advokasi pengelolaan dana BOS, pembentukan tim monitoring, serta penggunaan aplikasi Sakola BOP dan ARKAS dari Kemendikbudristek untuk perencanaan hingga pelaporan," jelasnya.

Nurdin juga menyampaikan, pemerintah sangat mendukung pendidikan bagi siswa tidak mampu, yang diwujudka melalui Program Sekolah Swasta Gratis yang melibatkan 71 sekolah SD/MI dan 73 sekolah SMP/MTS. 

Nantinya, program Tangerang Cerdas ini akan kembali dilanjutkan pada 2025 mendatang.

Dalam bidang perumahan, Nurdin menyebut, pemerintah menargetkan perbaikan 900 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) selama periode 2024-2026, dengan 500 unit direncanakan untuk diperbaiki pada tahun 2025 menggunakan anggaran Rp10 miliar. 

"Sejak tahun 2014, pemerintah telah memperbaiki 8.182 unit rumah dan membangun 6.227 jamban. Pada tahun 2024, sebanyak 150 jamban telah dibangun," bebernya.

Terkait perlindungan anak, Nurdin memastikan Pemkot Tangerang akan terus melakukan langkah preventif untuk mengatasi kekerasan terhadap anak, melalui sosialisasi di 104 kelurahan dan 27 sekolah guna mencegah kekerasan fisik, psikis, maupun seksual.

"Pemkot Tangerang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial," tukasnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi mengatakan, DPRD akan menugaskan Badan Anggaran untuk membahas RAPBD 2025. "Pembahasan APBD penugasan ke Banggar,” ujar Rusdi. 

Ia menambahkan, pembahasan APBD secara aturan harus sudah selesai pada 30 November 2024. “Spirit Badan Anggaran banyak temen-temen baru yang luar biasa, kita akan maraton mendalami secara detail ke setiap OPD terkait kebijakan anggaran di tahun 2025," pungkasnya. (adv)

KOTA TANGERANG
PKL di Jalan Abdullah Juga Kena Relokasi ke Pasar Anyar Tangerang

PKL di Jalan Abdullah Juga Kena Relokasi ke Pasar Anyar Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 16:48

Tak hanya di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, petugas gabungan juga menyasar pedagang yang beraktivitas di sepanjang Jalan Abdullah, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kamis 5 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

BANTEN
Ombudsman Banten Catat Lonjakan Pengaduan Layanan Pertanahan hingga Ratusan

Ombudsman Banten Catat Lonjakan Pengaduan Layanan Pertanahan hingga Ratusan

Kamis, 5 November 2026 | 19:35

Ombudsman Provinsi Banten mencatat adanya lonjakan pengaduan publik terkait pelayanan pertanahan sepanjang tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill