Connect With Us

Dwi Nopriadi Rincikan Realisasi Pendapatan Pajak Samsat Cikokol, Tembus Rp693 Miliar Per 21 Oktober 2024

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 22 Oktober 2024 | 10:24

Kepala Samsat Cikokol Tangerang Dwi Nopriadi Atma Wijaya usai melayani wajib pajak di mobil Samlong, Pasar Lama, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Kepala Samsat Cikokol Tangerang Dwi Nopriadi Atma Wijaya merinci pencapaian pendapatan pajak daerah di wilayahnya yang berhasil menembus angka Rp693,9 miliar. 

Realisasi ini meliputi periode dari 2 Januari 2024 hingga 21 Oktober 2024, yang disampaikan dalam laporan penerimaan pajak daerah oleh UPTD PPD Cikokol, Bapenda Provinsi Banten.

Dalam laporannya, Dwi Nopriadi menjelaskan, penerimaan terbesar berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mencapai Rp406,5 miliar atau sekitar 81,75% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp497,3 miliar.

Selain itu, penerimaan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga memberikan kontribusi dengan total penerimaan Rp279,1 miliar, yang terdiri dari BBNKB I sebesar Rp272,2 miliar dan BBNKB II sebesar Rp6,8 miliar. 

Berikut rincian Target dan Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Samsat Cikokol Tangerang.

PKB 

  • Target : Rp. 497.320.359.000
  • Realisasi : Rp. 406.547.102.000 (81,75 %)
  • Denda PKB : Rp 14.793.100.100

BBNKB I  

  • Target : Rp. -
  • Realisasi : Rp. 272.278.087.500
  • Denda BBNKB I : 84.816.000

BBNKB II 

  • Target : Rp. -
  • Realisasi : Rp. 6.841.564.400
  • Denda BBNKB II : Rp.167.213.300

Total BBNKB (I + II)

Target : Rp. 349.106.200.900

Realisasi : Rp.279.119.651.900 (79,95 %)   

Denda BBNKB : Rp. 252.029.300

Pajak Air Permukaan (AP)    

  • Target : Rp. 10.336.244.000
  • Realisasi : Rp. 8.268.823.100 ( 80,00 %)
  • Denda AP : Rp.-

Total Keseluruhan 

  • Target : Rp. 856.762.803.900
  • Realisasi : Rp. 693.935.577.000 (81,00 %)                         
  • Denda: Rp. 15.045.129.400

"Kami bersyukur bisa mencapai angka Rp693,9 miliar hingga akhir Oktober 2024 ini, terutama di sektor Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Artinya, kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya terus meningkat," ujar Dwi Nopriadi, Selasa, 22 Oktober 2024.

Dwi Nopriadi menyampaikan, realisasi ini dapat tercapai tidak terlepas dari berbagai program dan kemudahan yang diberikan kepada masyarakat, seperti pemutihan pajak yang telah dimulai sejak 4 Oktober 2024 sampai 31 Desember 2024 mendatang, serta adanya layanan secata online, hingga jemput bola Samsat Cikokol dengan melakukan razia pajak kendaraan.

"Kami terus berupaya memaksimalkan potensi penerimaan pajak. Semoga di akhir tahun nanti, kami bisa mencapai target yang telah ditetapkan," tambahnya.

Atas pencapaian ini, Samsat Cikokol akan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill