Connect With Us

22 Pasangan Ikut Nikah Massal di Larangan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 Februari 2012 | 16:24

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 22 pasangan berbagai usia, Jumat (17/2), mengikuti nikah massal di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Mereka berniat ikut serta karena berbagai alasan. 

Seperti halnya Dadang Saemun ,63, dan Marni ,57, yang sudah 40 tahun kawin, namun belum juga memiliki surat nikah. Bahkan keduanya sudah memiliki tiga orang cucu dari empat orang anaknya.

"Saya ikut ini guna mendapatkan surat nikah, sebab saya mau buat paspor untuk naik haji," ucap Dadang.

Bahkan pada saat itsbat, istri Dadang, Marni tidak bisa hadir. Karena yang bersangkutan terkena stroke. "Bagaimana mau ikut kawin di sini, sudah dua tahun sakit stroke," ucapnya.

Pasangan M Yahya ,43, dan Siti Munawaroh 41, lebih lucu lagi. Keduanya terpaksa kawin pada 1993, karena dipaksa kawin. "Orang tua saya maunya lamaran dulu, tapi keluarga istri tidak mau. Maunya langsung saja. Jadinya pas ketemu di Bandung, langsung kawin," ucap Yahya.


Menurut Buya Tasmun Alhasyim, Kepala BP4 (Badan Penasehatan Pembinaan Pelestarian dan Perkawinan) Kecamatan Larangan, masih banyak warga khususnya di Larangan ini yang belum menikah secara resmi. "Mereka tidak tahu dan tidak peduli. Adapula yang sudah mengurus melalui pihak ketiga, tapi tidak diurus," ucapnya.

Menurut Buya, banyak kerugian karena tidak menikah secara resmi bagi pasangan suami istri. Selain status anak menjadi tidak jelas, untuk mengurus kebutuhan administrasi apapun menjadi sulit.(DRA)

 

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill