Bantai keluarga mantan kekasih, Gugum terima divonis mati
Senin, 15 Desember 2014 | 19:49
"Iya saya menerima," katanya sambil mengangguk kepada ketua majelis hakim.
"Iya saya menerima," katanya sambil mengangguk kepada ketua majelis hakim.
"Dengan demikian, menjatuhkan hukuman pidana mati kepada terdakwa Gugum," ujarnya
RECOMENDED“Karena TPA kita kan masih sanitary landfill, dulu kan rencananya bank dunia yang mau bantu kita, kita konfirmasi ke Bappenas belum ada perkembangan, mereka rencana mau ambil alih itu,” terangnya.
Zaki dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kali-kali yang melintasi di wilayah Kabupaten Tangerang sudah harus di benahi. "Sudah banyak sedimen-sedimen tanahnya", ujar Zaki.
"Bahkan aliran kiri (komunisme) yang cenderung otoriter ini kini melahirkan neokomunis yang dianggap paham demokrasi," ujarnya.
”Sisanya sebanyak 502 koperasi tidak aktif,” katanya, Minggu (14/13).
“Mari kita pererat persatuan, " katanya.
“Ini dalam rangka HUT kita yang ke-37 tahun,” ujar Pepen, Jumat (12/12) saat ditemui di kantornya yang bertempat di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang.
"Saya sudah minta teman-teman di DKP untuk pangkas itu pohon-pohon yang sudah lebat dan mengakibatkan gelap, supaya taman tidak dijadikan tempat untuk mojok," ucapnya, Jumat (12/12).
"Kita bergerak ke kantor wali kota untuk menuntut revisi UMK 2015. Jangan pulang sebelum tuntutan kita dipenuhi," kata salah satu koorinator aksi buruh.
"Jumlah itu tidak besar. Tidak sebanding dengan keuntungan pabrik. Upah buruh Indonesia ini sangat kecil dibandingkan negara lain," tukas koordinator buruh, Sasmita.
"Dengan adanya pintu tol Jatiuwung, maka kemacetan di Bitung menjadi terurai sebab kendaraan pabrik bisa keluar menggunakan pintu tol tersebut dan masuk ke kawasan industri Manis," katanya.
"Meskipun di jam sibuk harus berimpitan dengan penumpang lain dan di stasiun agak panas karena kurangnya penghijauan," ujarnya.
"Sementara perhotelan sangat cocok dengan kondisi kondisi wilayah seperti Kecamatan Benda yang terdapat Bandara Soekarno - Hatta sehingga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dari sini," jelasnya.
“Wali kota dan jajaran-nya harus turun dalam permasalahan ini, kita ingin keadilan,” tegasnya.
"Buat saya pribadi, kita semangatnya kerja untuk untuk masyarakat, sudah enggak mikir gaji naik atau nggak naik. Tapi kalau dihargai, ya terima kasih. mudah-mudahan bisa meningkatkan kinerja para kepala daerah," jelasnya.