Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- Tim Chen, seorang mahasiswa University of British Columbia (UBC) asal Calgary, Kanada, nekat pulang pergi ke kampusnya menggunakan pesawat terbang.
Hal itu rutin ia lakukan dua kali dalam sepekan dengan tujuan menghindari pembayaran uang sewa.
Dalam sebuah unggahan di Reddit, Chen menyebut pulang pergi menggunakan pesawat terbang justru lebih hemat dibandingkan membayar sewa bulanan di Vancouver.
Misalnya saja, pesawat terbang menghabiskan biaya sekitar 150 dollar AS per penerbangan pulang pergi, maka dalam sebulan Chen mengeluarkan biaya 1200 dollar AS untuk penerbangan.
Sedangkan, sewa apartemen satu kamar tidur di Vancouver menelan biaya lebih tinggi, yakni 2100 dollar AS.
Unggahan Chen yang berbagi pengalamannya menuai berbagai reaksi, beberapa menilai hal itu pilihan cerdas dalam menghemat uang, sementara lainnya menganggap perjalanan udara akan menyebabkan kelelahan serta memakan waktu.
Melansir dari kompas.com, Wakil Presiden Asosiasi Perumahan Mahasiswa dan Layanan Masyarakat UBC Andrew Parr mengatakan, dirinya prihatin atas kondisi mahasiswa yang kesulitan membayar sewa apartemen.
Parr menyebut pihak UBC akan berupaya mencari solusi atas masalah hunian tempat tinggal untuk para mahasiswa dengan membangun perumahan di bawah harga pasar.
Sebab, sebagian besar mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam menemukan akomodasi sewa apartemen terjangkau, khususnya di wilayah Vancouver dan Kelowna.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews