Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Tim Chen, seorang mahasiswa University of British Columbia (UBC) asal Calgary, Kanada, nekat pulang pergi ke kampusnya menggunakan pesawat terbang.
Hal itu rutin ia lakukan dua kali dalam sepekan dengan tujuan menghindari pembayaran uang sewa.
Dalam sebuah unggahan di Reddit, Chen menyebut pulang pergi menggunakan pesawat terbang justru lebih hemat dibandingkan membayar sewa bulanan di Vancouver.
Misalnya saja, pesawat terbang menghabiskan biaya sekitar 150 dollar AS per penerbangan pulang pergi, maka dalam sebulan Chen mengeluarkan biaya 1200 dollar AS untuk penerbangan.
Sedangkan, sewa apartemen satu kamar tidur di Vancouver menelan biaya lebih tinggi, yakni 2100 dollar AS.
Unggahan Chen yang berbagi pengalamannya menuai berbagai reaksi, beberapa menilai hal itu pilihan cerdas dalam menghemat uang, sementara lainnya menganggap perjalanan udara akan menyebabkan kelelahan serta memakan waktu.
Melansir dari kompas.com, Wakil Presiden Asosiasi Perumahan Mahasiswa dan Layanan Masyarakat UBC Andrew Parr mengatakan, dirinya prihatin atas kondisi mahasiswa yang kesulitan membayar sewa apartemen.
Parr menyebut pihak UBC akan berupaya mencari solusi atas masalah hunian tempat tinggal untuk para mahasiswa dengan membangun perumahan di bawah harga pasar.
Sebab, sebagian besar mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam menemukan akomodasi sewa apartemen terjangkau, khususnya di wilayah Vancouver dan Kelowna.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews