Connect With Us

Antasari Azhar Khawatir Kembali Dihabisi

Denny Bagus Irawan | Rabu, 16 September 2015 | 12:02

Antasari Azhar@2015 (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Antasari Azhar mantan Ketua KPK mengaku khawatir akan dihabisi kembali oleh orang-orang yang tak senang dengan dirinya pasca dia mendapat asimilasi dari permohonannya hingga bekerja di kantor Notaris Mohammad Handoko Halim yang berkantor di Jalan Veteran KH Soleh Ali No.58 KotaTangerang. #Antasari Azhar


"Hari ini semua media menulis tentang saya, semua memuat. Saya khawatir mereka (orang yang dianggapnya membencinya hingga menyebabkan dia masuk penjara) akan ketakutan, lalu berpikir untuk kembali menghabisi saya," ujar Antasari Azhar, Rabu (16/9/2015). 

 

 

Apalagi, kata dia, banyak yang memiliki kepentingan menjelang 2019. Ketakutan dirinya pun diamini dengan raut wajah sang pemohon Mohammad Handoko Halim yang tak pernah senyum saat dihadapkan dengan kamera. 

 

"Ini tidak hanya membahayakan saya dan keluarga, tetapi juga dia, karena di ekspos terus-terusan," ujar Antasari seraya menunjuk Mohammad Handoko Halim. 

Handoko 

 

Antasari mengatakan, Asimilasi banyak dilakukan masyarakat dari orang yang dianggap terkenal hingga masyarakat umum.  "Di depan Lapas Dewasa tuh banyak yang Asimilasi ada yang jadi tukang cuci mobil, service mobil, zaman dulu bahkan Asimilasi di 2000-an tidak mesti kembali ke Lapas," ujarnya. #Antasari Azhar

 

Antasari mengaku bekerja di kantor Notaris itu setelah mengenal Handoko yang kerap mengunjunginya. Sedangkan upah yang didapat Rp3.000.000 per bulan langsung diserahkan ke Negara melalui Lapas Dewasa Tangerang sebagai PNBP.  "Jadi jangan dipikir enak, saya ini khawatir," terangnya yang juga membawa kuitansi setoran PNBP tersebut. 

Sedangkan Handoko mengakui, dirinya tak pernah berpikir akhirnya dikaitkan pada Antasari.  "Saya menolak diambil gambar, silahkan Pak Antasari saja. Saya bukan menyesal, tapi saya tak tahu akan seperti ini dikejar-kejar wartawan," katanya.

Asimilasi adalah hak bagi semua warga binaan yang telah me jalani setengah dari masa hukuman. "Latihan kerja lah ini sebelun bebas. Jadi biar enggak ngeblank," katanya. Hingga hari ini, Antasari telah menangani pekerjaannya dengan klien dibeberapa wilayah.#Antasari Azhar

KOTA TANGERANG
Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Selasa, 3 Februari 2026 | 22:23

Warga Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang berinisial EP, 26, ditangkap polisi karena menjual minuman keras (miras) oplosan jenis ciu.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill